triggernetmedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, telah meluncurkan Bank Mini di sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Bank Kalimantan Barat dan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para siswa dalam bidang keuangan dan perbankan.
Alfian Salam, yang menjadi Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Plh. Sekda Kalbar), mewakili Gubernur Kalimantan Barat dalam peluncuran ini. Kegiatan yang meriah ini berlangsung di SMK Negeri 3 Pontianak, Senin (4/9).
Bank Mini yang ditempatkan di sekolah-sekolah diharapkan dapat menjadi salah satu sumber belajar dan tempat praktik siswa untuk menerapkan ilmu perbankan. Hal ini memungkinkan para siswa untuk berlatih dalam lingkungan yang nyaman dan mendidik.
Alfian Salam menjelaskan bahwa peluncuran Bank Mini ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para siswa mengenai keuangan dan perbankan.
“Yang kita harapkan apa yang kita lakukan pada hari ini, bisa kita kembangkan sedemikian rupa dan berkelanjutan agar para siswa sebagai generasi muda saat ini benar-benar mampu dan memahami bagaimana mengelola keuangan secara individu dan tentu juga memahami bagaimana proses ekonomi yang ada di negara kita khususnya di Kalimantan Barat,” kata Alfian.
Selain itu, Alfian juga berharap bahwa Bank Mini ini akan meningkatkan literasi keuangan di kalangan siswa sejak dini dan mendorong kebiasaan menabung. Dengan terbiasa menabung, karakter finansial siswa diharapkan dapat terbentuk dengan baik, memungkinkan mereka untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini benar benar memberi manfaat. Terutama bagi para siswa dan kita juga berharap dukungan, bimbingan dari Perbankan dan termasuk para guru yang juga menjadi contoh bagi para siswa yang ada, baik di SMK Negeri 3 Pontianak maupun di SMK yang ada di Kalimantan Barat,” tuturnya, berharap agenda ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para siswa.
Alfian Salam juga menyampaikan harapannya bahwa Bank Mini ini akan membantu siswa-siswa Kalimantan Barat untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah. Ini merupakan langkah awal pelaksanaan kegiatan Bank Mini di berbagai SMK di Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Rita Hastarita, menjelaskan bahwa pembangunan Bank Mini di seluruh SMK di Kalimantan Barat merupakan arahan langsung dari Gubernur Kalimantan Barat. Ini menjadi sarana pembelajaran penting bagi siswa, terutama di jurusan Akuntansi.
“Memang sesuai dengan arahan bapak Gubernur untuk membangun Bank Mini di seluruh SMK. Karena SMK itu ada jurusan yang terkait dengan pengelolaan keuangan yaitu Akuntansi. Sehingga dalam upaya untuk media pembelajaran kepada siswa kita menyediakan tempat praktek sehingga dibangunlah Bank Mini pada seluruh SMK,” ucap Rita.
Rita Hastarita juga menekankan bahwa bukan hanya siswa yang diwajibkan untuk berpartisipasi dalam pembangunan Bank Mini, melainkan juga para guru. Guru-guru diharapkan turut serta dalam membangun dan mengelola Bank Mini di sekolah mereka.
“Jadi hari ini 21 sekolah yang melaksanakan launching Bank Mini sisanya ini kami bertahap bersama Bank Kalbar, untuk melaksanakan pelatihan sehingga nanti secara bertahap ini seluruhnya dari 118 SMK itu membangun Bank Mini, setelah kita tuntas nanti baru SMA,” tutupnya.










