Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

Pentingnya Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan Reproduksi di Masyarakat

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
16 Juli 2025
in Headline, Nasional, News
0
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia dinilai masih tinggi. (unsplash/omurdeen cengiz)

0
SHARES
814
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com, JAKARTA – Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia pada 2024 masih tergolong tinggi dan belum sesuai dengan target nasional maupun global. Hal ini disampaikan oleh dr. Tutut Purwanti, Program Manager Expanding Saving Lives at Birth (ESLAB) dari Yayasan Project HOPE dalam acara Diseminasi Hasil Evaluasi Akhir Program ESLAB, yang berlangsung pada 15–16 Juli 2025 di Jakarta.

“Target AKI dalam RPJMN 2024 adalah 183 per 100.000 kelahiran hidup. Namun hingga pertengahan 2024, tercatat 4.151 kematian ibu secara nasional—atau sekitar 691 kasus per bulan. Itu setara dengan satu gerbong penuh penumpang kereta cepat Whoosh setiap bulannya,” ungkap Tutut dalam siaran pers, Selasa (15/7/2025).

Capaian tersebut, menurutnya, masih jauh dari target global dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030.

Angka Turun, Tapi Masih Tertinggal dari Negara Tetangga

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), AKI di Indonesia memang menurun dari 346 per 100.000 kelahiran hidup pada 2010 menjadi 189 pada 2020—penurunan sekitar 45% dalam satu dekade. Namun, Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya seperti:

  • Malaysia: 21

  • Thailand: 29

  • Singapura: 7

Demikian pula dengan AKB. Berdasarkan data BPS 2023, AKB menurun dari 26 per 1.000 kelahiran hidup pada 2010 menjadi 16,85 pada 2020. Meski menurun, angka ini masih menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Kesehatan Ibu adalah Hak Dasar

Tutut menegaskan pentingnya layanan kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi.

“Setiap perempuan berhak atas pelayanan kesehatan ibu untuk hidup sehat dan berkualitas. AKI dan AKB bukan sekadar angka statistik, tapi gambaran nyata kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan suatu negara,” tegasnya.

Evaluasi ESLAB: Inovasi, Sinergi, dan Harapan Baru

Acara diseminasi ini juga menjadi ruang refleksi dan berbagi praktik baik dari empat kabupaten pelaksana program ESLAB: Indramayu, Grobogan, Sumedang, dan Sampang. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas.

Program ESLAB yang dijalankan sejak 2022 oleh Yayasan Project HOPE Indonesia dan Project HOPE US, dengan dukungan dana hibah dari Johnson & Johnson Foundation melalui Give2Asia, telah melibatkan lebih dari 6.600 tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga kader.

Salah satu capaian konkret terjadi di Indramayu, di mana angka rujukan kegawatdaruratan menurun karena kader kesehatan telah mampu mengenali tanda bahaya sejak dini.

Menuju Masa Depan yang Lebih Sehat

Evaluasi akhir ESLAB diharapkan bisa menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi kebijakan berkelanjutan demi menekan AKI dan AKB secara nasional.

“Dibutuhkan inovasi dan sinergi lintas sektor agar setiap ibu dan bayi di Indonesia bisa hidup dengan sehat, aman, dan bermartabat,” tutup Tutut.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: AKB IndonesiaAKI Indonesiaangka kematian bayi 2024angka kematian ibu 2024evaluasi ESLABindikator kesehatan nasional Indonesiaintervensi dini kematian bayikader kesehatan ibu dan anakkebijakan pemerintah soal kesehatan ibukesehatan ibu dan anakkesehatan reproduksi perempuanpelatihan tenaga kesehatan di daerahpenyebab kematian ibu saat melahirkanperan dinas kesehatan daerahperbandingan AKI Indonesia dan ASEANprogram Johnson & Johnson untuk ibu hamilprogram penurunan AKI AKBproject HOPE Indonesiasolusi menurunkan AKI dan AKBtarget SDGs 2030 Indonesia
Previous Post

Nadiem Kembali Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook

Next Post

Pemkot Pontianak Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat e-Ponti dan QRIS

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Pemkot Pontianak Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat e-Ponti dan QRIS

Pemkot Pontianak Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat e-Ponti dan QRIS

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

13 Agustus 2026
IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

12 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

12 Agustus 2026
Isu Gerakan Massa Pertengahan Agustus Mencuat, Apa Saja yang Dipersoalkan?

Isu Gerakan Massa Pertengahan Agustus Mencuat, Apa Saja yang Dipersoalkan?

12 Agustus 2026

Recent News

Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

13 Agustus 2026
IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

12 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

12 Agustus 2026
Isu Gerakan Massa Pertengahan Agustus Mencuat, Apa Saja yang Dipersoalkan?

Isu Gerakan Massa Pertengahan Agustus Mencuat, Apa Saja yang Dipersoalkan?

12 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development