banner 468x60 banner 468x60

Jiwa 2 Warga Depok Terinfeksi Virus Corona Tertekan

Trigger Netmedia - 9 Maret 2020
Jiwa 2 Warga Depok Terinfeksi Virus Corona Tertekan
Ilustrasi: para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm) - ()

triggernetmedia.com – Dua warga Depok yang terinfeksi virus corona tertekan psikologisnya. Hal itu dinyatakan Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto.

Dua pasien ini disebut sebagai pasien kasus 1 dan 2. Mereka mengalami tekanan psikologis sehingga mempengaruhi imunitas tubuh keduanya.

“Untuk kasus 1 dan 2 tidak ada keluhan, dokter penanggung jawab pasien yang merawat menyampaikan kalau kasus 1 dan 2 mengalami beban psikologis karena identitas mereka terpublikasi beberapa waktu lalu,” kata Achmad Yurianto di kantor presiden Jakarta, Senin (9/3/2020), dinukil dari laman Suara.com

Pasien 1 dan 2 adalah seorang perempuan berusia 31 tahun dan ibunya yang berusia 64 tahun berdomisili di Depok, Jawa Barat. Keduanya dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso sejak 1 Maret 2020.

“Mereka berdua mengalami beban psikologis sedangkan hasil pemeriksaan spesimen kemarin masih positif meski sudah masuk hari ke-7, jadi belum akan melepas perawatan meski secara klinis tidak ada keluhan apa-apa,” ungkap Yuri.

Yuri menilai bahwa hasil positif keduanya karena imunitas tubuh juga dapat dipengaruhi oleh kondisi psikologis.

“Mereka sekarang agak depresi akibat pernah mengalami hukuman sosial yang besar akibat identitasnya terungkap. Sekarang mereka agak tertekan dengan itu dan saya katakan dari awal faktor psikologis akan berpengaruh pada status imunitas seseorang,” tambah Yuri.

Menurut Yuri, RSPI juga sudah menyediakan psikiater untuk mendampingi keduanya. Sedangkan untuk pasien 3 dan 4 kondisinya juga lebih bagus dari sebelumnya.

“Pasien 3 dan 4 jauh lebih bagus kondisinya dari pada sebelumnya namun mereka ada permintaan ke kami untuk memberikan garansi tidak akan mengumumkan nama mereka karena mereka takut seperti yang terjadi pada kasus 1 dan 2, karena kasus 1, 2, 3, 4 dan 5 berasal dari klaster yang sama karena dan di antara mereka ada komunikasi karena tidak ada larangan untuk menggunakan smartphone,” jelas Yuri.

Pasien 5 yaitu laki-laki berusia 55 tahun juga menurut Yuri tidak ada keluhan fisik namun karena biasa beraktivitas ia pun merasa tidak biasa berada di ruangan isolasi.

“Kasus 6 juga kondisinya bagus dan tidak ada keluhan. Dia ini imported case karena penularan terjadi di Kapal Diamond Princess, kita yakini tidak bersumber dari penularan lokal,” ungkap Yuri.

Saat ini masih ada lima orang pasien yang sedang diobservasi dan menunggu hasil laboratorium.

Ada enam orang Warga Negara Indonesia yang dinyatakan positif COVID-19. Kasus 1 dan kasus 2 diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta pada 2 Maret 2020. Kasus 1 mengalami kontak langsung dengan warga negara Jepang yang menjadi kasus terkonfirmasi ke-24 di Malaysia. Sedangkan kasus 2, 3, 4 mengalami kontak langsung dari kasus 1.

Kasus 5 adalah hasil pemeriksaan dari klaster Jakarta, yaitu sejumlah orang yang ditelusuri relasinya berdasarkan kontak dengan kasus 1. Sedangkan kasus 6 adalah salah satu dari Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess yang saat ini diisolasi di RS Persahabatan Jakarta.

Hingga Minggu (8/3), Kementerian Kesehatan telah menyelesaikan pemeriksaan 620 spesimen pasien dalam pengawasan (PDP) yang dikirim dari 63 rumah sakit di 25 provinsi. Sebanyak 620 spesimen itu bukanlah jumlah spesimen yang ada, melainkan jumlah spesimen yang sudah diperiksa. PDP yang hasilnya negatif dan sudah dibolehkan pulang, langkah berikutnya adalah melakukan isolasi diri (self isolated).

Hingga Senin (9/3) pagi pukul 08.00 WIB terkonfirmasi di dunia ada 109.965 orang yang terinfeksi virus corona dengan 3.824 kematian sedangkan sudah ada 61.941 orang yang dinyatakan sembuh. Kasus di China mencapai 80.735 kasus, di Italia 7.375 kasus, di Korea Selatan 7.313 kasus, di Iran 6.566.

Tingkat kematian di Italia menjadi yang paling tinggi di luar China yaitu 366 kematian dibanding kasus yang positif, sementara di China sendiri ada 3.118 orang meninggal dunia karena virus tersebut. Sudah ada 90 negara termasuk Indonesia yang mengonfirmasi kasus positif COVID-19 di negaranya.

Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

KPK Cecar Dedi Mulyadi Soal Aliran Uang Korupsi Banprov Indramayu Ke Sejumlah Pihak

KPK Cecar Dedi Mulyadi Soal Aliran Uang Korupsi Banprov Indramayu Ke Sejumlah Pihak

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dilaporkan Karena Dugaan Makar, Ini Penjelasan Direktur LBH Bali

Dilaporkan Karena Dugaan Makar, Ini Penjelasan Direktur LBH Bali

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Megawati Cerita Pernah Ingatkan Jokowi Agar Pegang Komando Saat Bencana

Megawati Cerita Pernah Ingatkan Jokowi Agar Pegang Komando Saat Bencana

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kebakaran Hutan, Ratusan Warga Athena Ngungsi Hindari Asap dan Api

Kebakaran Hutan, Ratusan Warga Athena Ngungsi Hindari Asap dan Api

Headline   Internasional   lingkungan   Maritim   News   Sorotan   Sospolhukam
Banyak Usia Muda Tularkan Covid-19 di Australia, Tapi Sulit Ikut Vaksinasi

Banyak Usia Muda Tularkan Covid-19 di Australia, Tapi Sulit Ikut Vaksinasi

Headline   Health   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kisah Warga Afghanistan yang Dulu Bantu Pasukan Khusus AS dan Kini Terlunta

Kisah Warga Afghanistan yang Dulu Bantu Pasukan Khusus AS dan Kini Terlunta

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tom Daley, Atlet yang Hobi Merajut Beri Hasil Karyanya pada Atlet Malaysia

Tom Daley, Atlet yang Hobi Merajut Beri Hasil Karyanya pada Atlet Malaysia

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Atlet Australia Rusak Fasilitas Olimpiade Sebelum Tinggalkan Jepang, Panitia Kesal

Atlet Australia Rusak Fasilitas Olimpiade Sebelum Tinggalkan Jepang, Panitia Kesal

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sorotan   Sport
Bukan untuk Diet, Ini Alasan Mikha Tambayong Betah 6 Tahun Tak Makan Nasi

Bukan untuk Diet, Ini Alasan Mikha Tambayong Betah 6 Tahun Tak Makan Nasi

Fashion   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Tasya Farasya Pamer OOTD, Penampakan di Sofa Bikin Emosi

Tasya Farasya Pamer OOTD, Penampakan di Sofa Bikin Emosi

Fashion   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Tips   Trend

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com