banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Pasien Baru Suspect Corona di RSPI SS Gabung Grup Klub Dansa di Jakarta

Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).
banner 468x60

triggernetmedia.com – Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengungkapkan satu pasien baru dengan status pasien dalam pengawasan alias PDP suspect virus corona atau Covid-19 memiliki riwayat perjalanan dari Jepang.

Selain itu, pasien berjenis kelamin pria itu juga diketahui memiliki kontak dengan klub dansa atau kluster Jakarta.

“Iya ada riwayat perjalanan ke Jepang, tapi dia juga kontak dengan grup (dansa),” kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (9/3/2020).

Sebelumnya, Syahril menyamapaikan pihaknya baru menerima satu pasien tambahan dengan status PDP virus corona atau Covid-19. Sehingga, total ada 10 pasien yang dirawat dalam ruang perawatan isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Syahril mengungkapkan bahwa satu pasien baru berstatus dalam pengawasan virus corona itu dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta ke RSPI Sulianti Saroso pada Minggu (8/3/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga  Kota Pontianak Tertinggi Cakupan Vaksinasi Covid-19 se-Kalbar

Menurut Syahril pasien tersebut umumnya masih dalam kondisi baik meski mengalami demam dan sesak.

“Keadaan umumnya baik, cuma ada panas sedikit kemudian ada batuk-batuk, sakit menelan, tapi dia masih sadar kemudian masih bisa berkomunikasi,” kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (9/3/2020).

Syahril lantas menyamapaikan kekinian yang bersangkutan telah dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso. Adapun, dia menyebutkan bahwa kekinian total pasien yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso yakni berjumlah 10 dengan rincian empat pasien positif virus corona dan enam pasien berstatus dalam pengawasan.

Baca juga  Kegiatan Belajar dirumah SMA dan SMK di Perpanjang Hingga 2 Mei 2020

“Iya total sepuluh, empat positif enam PDP,” katanya.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini pemerintah mengumumkan kembali dua WNI dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19, pada Minggu (8/3/2020). Kedua kasus tersebut membuat jumlah WNI yang terinfeksi virus corona kekinian bertambah menjadi enam orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyebut, dua WNI tersebut sebagai kasus nomor 5 dan kasus nomor 6. Pasien kasus nomor 5 adalah bagian dari kluster Jakarta, yang terhubung dengan kasus pasien nomor 1 dan nomor 2.

Sementara kasus 6 yang menginfeksi laki-laki berusia 36, berbeda dengan kasus sebelumnya.

Ia merupakan pekerja atau anak buah Kapal Diamond Princess yang sebelumnya telah menjalani pemeriksaan seusai dievakuasi dari Yokohama, Jepang.

Sumber : Suara.com

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.