banner 468x60

Galau Tentukan Format Pemilu Serentak 2024, Mendagri Tunggu Keputusan DPR

Trigger Netmedia - 9 Maret 2020
Galau Tentukan Format Pemilu Serentak 2024, Mendagri Tunggu Keputusan DPR
Mendagri Tito Karnavian seusai bertemu dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2/2020). (Suara.com/Ria Rizki). - ()

triggernetmedia.com –¬†Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian masih menunggu waktu untuk mencari variasi yang cocok dalam pelaksanaan pemilihan umum serentak pada tahun 2024.

Saat ini, ada enam variasi pelaksanaan pemilihan umum serentak yang disodorkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), melalui putusannya yang menolak uji materi terhadap Pasal 167 ayat (3) dan 347 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang diajukan oleh Perludem.

Dalam putusannya, MK membebaskan variasi pemilihan serentak dengan catatan, pemilihan tingkat nasional untuk memilih presiden-wakil presiden, DPR dan DPD tidak dipisah.

“Tadi kan sedang dicari diformatnya, ini kan masih empat tahun lagi ya. Sekarang ini, lagi dibicarakan opsi-opsinya, opsi a, opsi b. Kalau serentak dilaksanakan apa namanya itu enam opsi tadi cukup bagus dari Perludem, tapi lihat bahas positif-negatif tiap-tiap opsi,” kata Tito di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Senin (9/3/2020).

Tito mengemukakan, semua keputusan mengenai pemilihan umum serentak 2024 bakal dikembalikan lagi ke DPR dan pemerintah dalam pembahasan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Prinsip adalah apapun opsinya yang terbaik. Semua nanti akan dibahas. Kita berikan masukan di DPR, DPR yang nanti akan mengambil keputusan menjadi undang-undang,” kata Tito.

Untuk diketahui, dalam putusannya MK memperkenankan pemilihan serentak dengan beragam variasi dengan catatan, pemilihan presiden-wakil presiden, DPR dan DPP tetap harus dilakukan berbarengan.

Adapun enam pilihan dalam variasi pelaksanaan pemiluhan serentak yang ikut ditawarkan oleh MK sebagai berikut;

  1. Pemilihan umum serentak untuk memilih DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, dan pemilihan DPRD.
  2. Pemilihan umum serentak untuk memilih DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, gubernur, bupati/wali kota.
  3. Pemilihan umum serentak untuk memilih DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, DPRD, gubernur, dan bupati/wali kota.
  4. Pemilihan umum serentak nasional untuk DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, dan beberapa waktu setelahnya dilakukan pemilihan umum serentak lokal untuk memilih DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, pemilihan gubernur, dan bupati/wali kota.
  5. Pemilihan umum serentak nasional untuk DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, dan beberapa waktu setelahnya dilaksanakan pemilu serentak provinsi untuk memilih DPRD provinsi, gubernur, dan kemudian beberapa waktu setelahnya dilakukan pemilu serentak kabupaten/kota untuk memilih DPRD kab/kota dan memilih bupati/wali kota.
  6. Pilihan-pilihan lainnya sepanjang tetap menjaga sifat keserentakan pemilihan umum untuk memilih anggota DPR, DPD, serta presiden dan wakil presiden.

 

Tinggalkan Komentar

Terkini

Gol Indah Ivan Perisic Selamatkan Kroasia dari Keganasan Republik Ceko

Gol Indah Ivan Perisic Selamatkan Kroasia dari Keganasan Republik Ceko

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Aksi Sikut Lovren Bikin Kroasia Tertinggal Satu Gol dari Republik Ceko di Babak I

Aksi Sikut Lovren Bikin Kroasia Tertinggal Satu Gol dari Republik Ceko di Babak I

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Ditarget Emas, Ini Cara Kevin/Marcus Atasi Tekanan Jelang Olimpiade

Ditarget Emas, Ini Cara Kevin/Marcus Atasi Tekanan Jelang Olimpiade

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Menpora Upayakan Peraih Emas Olimpiade Masuk Kategori Pahlawan Nasional

Menpora Upayakan Peraih Emas Olimpiade Masuk Kategori Pahlawan Nasional

Headline   Internasional   Nasional   News   Sport
Penalti Emil Forsberg Paksa Slovakia Berlutut di Kaki Pemain Swedia

Penalti Emil Forsberg Paksa Slovakia Berlutut di Kaki Pemain Swedia

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
BLT Dana Desa Cair Juni 2021: Silahkan Cek di sid.kemendesa.go.id

BLT Dana Desa Cair Juni 2021: Silahkan Cek di sid.kemendesa.go.id

Ekonomi   Headline   Kabar Desa   Kesra   Keuangan   News   Pelayanan Puplik
Terima Suap dari Harun Masiku, Eks Anggota KPU Wahyu Setiawan Dieksekusi KPK

Terima Suap dari Harun Masiku, Eks Anggota KPU Wahyu Setiawan Dieksekusi KPK

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Penangan COVID-19 dan PPKM di Perbatasan Harus Dilakukan Dengan Tegas

Penangan COVID-19 dan PPKM di Perbatasan Harus Dilakukan Dengan Tegas

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Pemerintah Kantongi Rp 13,5 Triliun Hasil Lelang Hotel hingga Mobil Antik Sitaan

Pemerintah Kantongi Rp 13,5 Triliun Hasil Lelang Hotel hingga Mobil Antik Sitaan

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan
Bank Dunia Kasih Utang Rp 7,2 Triliun ke Indonesia, untuk Program Vaksin Covid-19

Bank Dunia Kasih Utang Rp 7,2 Triliun ke Indonesia, untuk Program Vaksin Covid-19

Ekonomi   Headline   Internasional   Kesehatan   Keuangan   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com