banner 468x60 banner 468x60

Bahagia di Penghujung 2019, 828 Guru Non PNS Kubu Raya terima Insentif

Trigger Netmedia - 1 Januari 2020
Bahagia di Penghujung 2019, 828 Guru Non PNS Kubu Raya terima Insentif
Bahagia di Penghujung 2019, 828 Guru Non PNS Kubu Raya terima Insentif, Selasa 31/12/2019. - ()

triggernetmedia.com – Sebanyak 828 guru PAUD di Kabupaten Kubu Raya menerima honorarium non-PNS atau insentif dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Insentif tersebut adalah insentif tahap kedua yang diserahkan sebesar Rp1.750.000 per orang, yang diserahkan langsung Bupati Muda Mahendrawan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, pada Selasa (31/12).

Guru Non PNS Terima Insentif dari Pemkab Kubu Raya, Selasa 31/12/2019.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Lugito, menegaskan penerima insentif adalah guru PAUD yang telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) dan telah bertugas selama minimal dua tahun berturut-turut.

“Ini adalah pemberian insentif guru PAUD tahap kedua, yaitu selama tujuh bulan dari Juni-Desember. Nilainya setiap bulan sebesar Rp 250 ribu,” jelas Lugito.

Melalui insentif, lanjut Lugito, diharapkan akan ada peningkatan kualitas guru PAUD. Ia menilai jika guru berkualitas, maka murid juga juga akan turut berkualitas. Karena itu, insentif diberikan dengan harapan dapat memberi semangat kepada para guru PAUD di Kabupaten Kubu Raya.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka mendorong, memacu, dan memicu seluruh guru yang ada di Kabupaten Kubu Raya untuk meningkatkan kualitasnya pembelajarannya. Sehingga kalau guru berkualitas, insya Allah murid juga akan berkualitas,” ujarnya.

Lugito menjelaskan, sebanyak 828 guru PAUD penerima insentif berasal dari delapan kecamatan. Yakni Sungai Raya 306 guru, Batu Ampar 13 guru, Sungai Kakap 160 guru, Terentang 28 guru, Sungai Ambawang 178 guru, Kuala Mandor B 69 guru, Teluk Pakedai 32 guru, dan Kubu 42 guru.

“Kita juga mendorong kepada masing-masing kecamatan untuk meningkatkan jumlah lembaga pendidikan PAUD. Sehingga jumlah gurunya nanti juga otomatis akan bertambah,” ujarnya menambahkan.

Sebanyak 828 Guru Non PNS tersenyum bahagia saat menerima insentif tahap kedua dari Pemkab Kubu Raya, Selasa 31/12/2019.

Bupati Muda Mahendrawan menyatakan sebenarnya perhatian besar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap keberadaan PAUD dan TK sudah sejak periode pertama kepemimpinannya di Kabupaten Kubu Raya.

Saat itu, paparnya, melalui pemerintah daerah pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin mencari cara menghemat anggaran agar mampu memberikan insentif guru PAUD dan TK.

“Kala itu, di Kalimantan Barat belum ada satu daerah pun yang memberikan insentif kepada tutor PAUD kecuali Kabupaten Kubu Raya,” katanya.

 

“Banyak daerah-daerah lain yang dulu tidak ada memberikan insentif dan kita yang daerah baru justru sudah membuat terobosan. Sehingga diikuti oleh daerah-daerah lainnya di Kalimantan Barat,” kata Muda lagi.

Muda menyebut keberadaan PAUD sangat penting. Sebab, penguatan pendidikan berbasis karakter dimulai dari PAUD.

Dirinya berterima kasih kepada seluruh guru PAUD di Kabupaten Kubu Raya. Kemudian mengajak para guru untuk bersyukur dengan ruang pengabdian yang dimiliki.

“Terima kasih atas dedikasinya. Saya berharap dedikasi ini diikuti dengan rasa syukur bahwa kita diberikan ruang oleh Allah Taala melalui pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Mudah-mudahan ruang kita menjalankan proses ini benar-benar bisa lebih memperkuat pondasi karakter anak-anak kita,” ucapnya.

Lebih lanjut Muda menjelaskan, visi bahagia yang dikejar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yakni bagaimana mewujudkan seluruh rumah tangga yang bisa hidup tenang dan bahagia. Dan salah satu syarat bahagia, menurut dia, adalah anak-anak yang punya adab dan karakter yang kokoh.

“Kata-kata yang baik berasal dari pikiran yang baik. Tindakan yang baik berasal dari kata-kata yang baik. Kebiasaan yang baik berasal dari tindakan yang baik. Budaya yang baik berasal dari kebiasaan yang baik. Dan karakter yang baik berasal dari budaya yang baik,” ujarnya mengutip falsafah Margaret Thatcher, Perdana Menteri Inggris di masa silam, yang terkenal dengan karakter tegasnya sehingga dijuliki “wanita besi”.

Di era digital yang menantang saat ini, suka tidak suka karakter anak harus diperkuat. Sehingga anak dapat berkembang dengan baik. Setiap orang, lanjut Muda, harus mampu menjadi penolong minimal bagi diri sendiri.

“Kalau menolong diri sendiri saja tidak bisa, bagaimana mau menjadi memimpin keluarga dan orang banyak. Kubu Raya harus hadir sebagai kabupaten yang bisa menyelamatkan generasi ini dengan cara kerja yang terukur,” katanya.

Terkait upaya menambah jumlah PAUD di seluruh desa, Muda mengajak khususnya kaum ibu untuk menginisiasi pendirian PAUD dan TK sendiri. Hal itu perlu dilakukan untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan tersebut bisa hadir di seluruh desa.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Kubu Raya, Rosalina Muda, berharap besaran insentif untuk guru PAUD dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu. Meski begitu, ia menyatakan sumbangsih guru PAUD tetap tidak bisa dinilai dengan nominal materi.

“Mudah-mudahan pengorbanan yang telah diberikan dengan mendidik anak-anak kita ini mendapatkan baslasan kebaikan dari Allah Taala,” ujar Rosalina.

Rosalina menilai PAUD sebagai salah satu investasi besar bagi negara. Sebab, anak-anak adalah masa depan bangsa. Karena itu, setiap negara termasuk Indonesia punya komitmen yang jelas terhadap pendidikan anak usia dini.

Guru Non PNS Kubu Raya terima insentif tahap kedua di penghujung tahun 2019 dari Pemkab Kubu Raya.

Ia memaparkan di Kabupaten Kubu Raya, dari 250 satuan PAUD yang ada baru sekitar 90-an PAUD yang terakreditasi, baik akreditasi A, B, maupun C.

“Mudah-mudahan kedepannya satuan-satuan PAUD yang ada di Kubu Raya ini meningkat terus standar pendidikannya. Sehingga anak-anak kita semua bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” harapnya.

Sri Ayuda, guru PAUD dari Kecamatan Teluk Pakedai, berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia mengaku terharu karena meski berstatus non-PNS, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian.

“Ini bukan soal nilainya, tapi bagaimana Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ternyata peduli terhadap guru-guru PAUD seperti kami yang bukan PNS,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Yanti Nirmalasari, guru PAUD dari Kecamatan Sungai Ambawang. Dirinya mengaku sangat terbantu dengan honorarium yang diberikan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten.

“Kalau jumlah itu relatif. Yang jelas insentif ini sangat membantu bagi kami yang bukan PNS. Semoga saja ke depan nilainya dapat bertambah. Bagaimanapun yang ada ini tetap harus disyukuri,” katanya.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Dapat “Surprise” Ultah, Wali Kota Pontianak Malah Beri Kado Sepeda Listrik ke Warganya

Dapat “Surprise” Ultah, Wali Kota Pontianak Malah Beri Kado Sepeda Listrik ke Warganya

Comunity   Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Serba-serbi   Sorotan
IDI: Indonesia Sebenarnya Sudah Melewati Gelombang Ketiga Covid-19

IDI: Indonesia Sebenarnya Sudah Melewati Gelombang Ketiga Covid-19

Analisis   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Pemerintah Perkuat Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19 pada Akhir Tahun

Pemerintah Perkuat Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19 pada Akhir Tahun

Headline   IT   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sebut Pinjol sebagai Lintah Darat, Puan: Selesaikan RUU PDP Agar Pelaku Dihukum Berlipat

Sebut Pinjol sebagai Lintah Darat, Puan: Selesaikan RUU PDP Agar Pelaku Dihukum Berlipat

Ekonomi   Fintech   Headline   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Wapres Ma’ruf Amin Jelaskan Alasan Pemerintah Geser Libur Maulid Nabi

Wapres Ma’ruf Amin Jelaskan Alasan Pemerintah Geser Libur Maulid Nabi

Headline   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Ada Pusat Kuliner UMKM dan Pasar Tani di Pontianak Selatan

Ada Pusat Kuliner UMKM dan Pasar Tani di Pontianak Selatan

Bisnis   Ekonomi   Headline   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak
Wali Kota Pontianak Pacu Semangat Atlet ISSI Raih Prestasi Terbaik

Wali Kota Pontianak Pacu Semangat Atlet ISSI Raih Prestasi Terbaik

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sport
Segera Naik Ring, Daud Yordan Hadapi Petinju Thailand Bulan Depan

Segera Naik Ring, Daud Yordan Hadapi Petinju Thailand Bulan Depan

Headline   Internasional   Kabar Arena   Nasional   News   Sport
Bupati Dodi Reza Alex Ditetapkan Tersangka Suap 4 Proyek Infrastruktur di Muba

Bupati Dodi Reza Alex Ditetapkan Tersangka Suap 4 Proyek Infrastruktur di Muba

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Konstruksi Perkara Kasus Suap Bupati Musi Banyuasin

Konstruksi Perkara Kasus Suap Bupati Musi Banyuasin

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com