Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Dusun Gayung Bersambut Sambas “merdeke” Dari Kegelapan

ariz by ariz
23 Agustus 2019
in Headline, Kilas Kalbar, SingBeBas
0
Dusun Gayung Bersambut Sambas “merdeke” Dari Kegelapan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Warga Dusun Gayung Bersambut, Desa Selakau Tua, Kecamatan Selaku Timur, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menyatakan bak gayung bersambut bahwa Sambas “merdeka” dari kegelapan. Apalagi dalam waktu dekat dusun mereka akan segera dialiri listrik, dan saat ini proses pembangunan jaringan listrik hampir selesai.

“Merdeke,” ungkap warga, Hadi Yudiarto dengan dialek khas Melayu Sambas, Jum’at (23/8).

Hadi Yudiarto mengakui masuknya listrik PLN tentu saja ttidak semudah membalikan telapak tangan.

Menurutnya, banyak faktor dan kendala yang dihadapi, antara lain adalah kondisi infrastruktur jalan yang tidak memadai, jumlah rumah warga yang akan dialiri listrik yang berpengaruh pada besaran nilai investasi yang akan dikeluarkan, serta proses perawatan dan perbaikan setelah terpasangnya jaringan  listrik nantinya.

“Perjuangan untuk memasukan listrik negara tersebut dilakukan sejak 12 tahun silam. Entah berapa kali pertemuan, rapat dan proposal diajukan agar desa mereka merdeka dari kegelapan,” ungkapnya.

“Nah, bertepatan dengan HUT RI Ke-74 akhirnya masa terang benderang sudah didepan mata. Pada September 2019 jika tidak ada halangan, masyarakat sudah dapat merasakan listrik dari PLN tersebut. Kita sebentar lagi merasakan merdeke. Merdeke dari kegelapan. Akhirnya kami merasakan listrik dari PLN,” ujar Hadi.

Selama ini, kata Hadi, untuk penerangan dan penggunaan peralatan listrik di malam hari banyak warga menggunakan genset, waktu penggunaannya pun sangat terbatas, hanya sekitar dua atau tiga jam saja. Hal itu dikarenakan biaya operasionalnya cukup tinggi.

Lampu pelita menjadi solusi.

“Tentu mahal kalau menggunakan genset. Untuk membeli solar kami harus mengeluarkan uang sekitar 20 ribu permalam, itupun hanya bisa dipakai untuk 3 jam saja, belum lagi untuk biaya perawatan jika sesekali gensetnya rusak. Pastinya perbulan kami harus mengeluarkan biaya antara 600 hingga 700 ribu rupiah. Bagi kami warga dusun pastinya terasa sangat berat,” kata dia.

Untuk mendukung masuknya listrik ke desa tersebut, Hadi bersama warga desa lainnya, selain rela bergotong-royong mengangkut material, mereka juga rela pohon sawitnya ditebang karena harus dilalui jaringan listrik.

Ada sekitar 60 batang sawit miliknya dari sekitar 500-an batang sawit milik warga yang ditebang.

Setiap batang sawit tersebut satu Rupiah pun tidak ada tuntutan ganti rugi dari warga. Padahal sawit yang ada mayoritas sudah berproduksi atau sudah berumur sekitar 6-8 tahun.

Jika dikonversikan untuk ganti rugi diperkirakan warga yakni Rp. 800.000 – Rp. 1.000.000 per batang.

“Kami tidak mau ganti rugi, demi kepentingan bersama dan asal listrik masuk, kami ikhlas pohon sawit, karet dan lainnya ditebang tanpa ganti rugi,” tegas dia.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalbar, Agung Murdifi, menyatakan, khusus Dusun Gayung Bersambut, kendala terberat dan menjadi salah satu faktor daerah tersebut lama tersentuh listrik PLN adalah akses jalan.

“Jalan yang sempit dan jembatan yang ada tidak bisa dilalui oleh kendaraan yang memasukan material seperti tiang, trafo dan kabel listrik,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, pada 2019 ini tantangan yang ada terjawab dengan komitmen dan kerelaan warga yang bersedia untuk bergotong – royong mengangkut material.

Masyarakat dengan rela dan ikhlas tanpa dibayar bahu membahu memikul tiang listrik agar bisa masuk ke dusunnya. Bahkan untuk menyeberang sungai melalui air, tiang harus diberi pelampung dan dibawa melalui sungai.

“Ini merupakan hal yang luar biasa. Saya mengapresiasi kerelaan dan keikhlasan seluruh warga dalam membantu dan bersinergi dengan para pekerja dalam mensukseskan pelaksanaan proyek lisdes tersebut,” kata Agung.

Untuk mengalirkan listrik ke Dusun Gayung Bersambut, diakui Agung, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 8,586 kms dan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 5,597 kms serta 2 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 200 kVA.

Keseluruhan pembangunan jaringan listrik menelan biaya sekitar 2,8 milyar rupiah.

Agung juga mengingatkan kepada seluruh warga agar berhati-hati jika ada oknum tertentu yang akan mengambil keuntungan dengan cara illegal namun merugikan warga pasca selesainya pembangunan jaringan listrik.

Terutama yang terkait dengan proses permohonan pasang baru.

“Jangan mudah percaya jika ada oknum yang menawarkan jasa bisa mengurus pasang listrik dengan cara yang mudah, cepat dan murah namun ujung-ujungnya merugikan masyarakat. Nanti akan ada sosialisasi resmi dari PLN Unit Layanan setempat terkait proses pengajuan pasang baru serta berapa biaya yang harus dikeluarkan warga,” jelas Agung.

Pemdes Sambut Baik

Pemerintah Desa Selakau Tua melalui Kepala Dusun Gayung Bersambut, Yanto mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik dan penuh suka cita dengan program Lisdes PLN.

“Apa yang ada adalah harapan terbesar dan cita – cita seluruh masyarakat untuk bisa menikmati listrik seperti warga desa atau dusun lainnya di NKRI,” kata Yanto.

Kadus Gayung Bersambut itu mengapresiasi dukungan, kekompakan dan kerjasama dari berbagai pihak dalam mendukung Program Lisdes dari PLN sehingga bisa terealisasi dengan cepat.

Menurutnya, tanpa dukungan dan gotong – royong warga maka entah kapan dusun mereka merdeka dari kegegelapan.

“Kami dari masyarakat dan Pemdes telah berjuang 12 tahun untuk mengusulkan adanya listrik di dusun kami ini. Alhamdulillah dan terima kasih kepada PLN dan masyarakat serta pihak yang telah mendukung ini semua,” pungkas Yanto.

 

Hendra | Ariz

About Author

ariz

See author's posts

Tags: 74 Tahun Merdeka warga Dusun Gayung Bersambut akhirnya nikmati listrik PLNListrik Masuk Desa
Previous Post

Pemkab Melawi Realisasikan Pembangunan Jembatan Melawi II

Next Post

Dua Unit Mobil Mewah dilimpahkan Polres Bengkayang ke Bea Cukai Jagoi Babang

ariz

ariz

Next Post
Dua Unit Mobil Mewah dilimpahkan Polres Bengkayang ke Bea Cukai Jagoi Babang

Dua Unit Mobil Mewah dilimpahkan Polres Bengkayang ke Bea Cukai Jagoi Babang

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Prabowo: Negara Butuh Uang untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, PSN Masela Jadi Kunci

Prabowo: Negara Butuh Uang untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, PSN Masela Jadi Kunci

17 Juli 2026
Pinjamkan Rekening untuk Judi Online, Bisa Kena 6 Tahun Penjara!

Pakar Soroti Modus ‘Ternak Rekening’ Judi Online, Minta Pemerintah Telusuri Proses Pembukaan Rekening

17 Juli 2026
DPR Soroti Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Koperasi Merah Putih

DPR Soroti Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Koperasi Merah Putih

17 Juli 2026
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Penyalur KUR, Bansos hingga Barang Bersubsidi

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Penyalur KUR, Bansos hingga Barang Bersubsidi

17 Juli 2026

Recent News

Prabowo: Negara Butuh Uang untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, PSN Masela Jadi Kunci

Prabowo: Negara Butuh Uang untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, PSN Masela Jadi Kunci

17 Juli 2026
Pinjamkan Rekening untuk Judi Online, Bisa Kena 6 Tahun Penjara!

Pakar Soroti Modus ‘Ternak Rekening’ Judi Online, Minta Pemerintah Telusuri Proses Pembukaan Rekening

17 Juli 2026
DPR Soroti Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Koperasi Merah Putih

DPR Soroti Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Koperasi Merah Putih

17 Juli 2026
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Penyalur KUR, Bansos hingga Barang Bersubsidi

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Penyalur KUR, Bansos hingga Barang Bersubsidi

17 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development