triggernetmedia.com – Harga pangan nasional menunjukkan tren pelemahan pada awal Februari 2026. Data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 7–8 Februari mencatat mayoritas komoditas bahan pokok strategis mengalami penurunan harga.
Beras premium turun 0,89 persen menjadi Rp15.509 per kilogram, sementara beras medium terkoreksi 0,58 persen ke Rp13.304 per kilogram. Beras SPHP Bulog tercatat relatif stabil di Rp12.436 per kilogram. Di sisi lain, beras khusus lokal justru naik ke Rp15.936 per kilogram.
Penurunan harga paling terasa terjadi pada komoditas bumbu dapur. Harga bawang merah turun 2,76 persen menjadi Rp39.612 per kilogram dan bawang putih bonggol merosot 2,49 persen ke Rp37.796 per kilogram. Harga cabai merah besar dan cabai merah keriting juga melandai, meski cabai rawit merah masih bergerak naik ke Rp68.483 per kilogram.
Di sektor peternakan, harga telur ayam ras turun ke Rp30.130 per kilogram dan daging ayam ras menjadi Rp39.302 per kilogram. Harga daging sapi murni naik tipis ke Rp137.148 per kilogram, sedangkan daging kerbau beku impor justru turun ke Rp110.572 per kilogram.
Sejumlah komoditas pangan olahan turut mencatat penurunan harga, termasuk minyak goreng kemasan, Minyakita, kedelai impor, gula konsumsi, serta tepung terigu. Harga jagung di tingkat peternak juga turun ke Rp6.736 per kilogram, memberi sinyal positif bagi stabilitas pakan ternak.




