triggernetmedia.com – Banjir kembali melanda Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Hingga Sabtu (10/1/2026) pukul 16.00 WIB, ketinggian air di sejumlah titik terus meningkat dan merendam sekitar 300 rumah warga di kawasan dataran rendah serta sepanjang aliran Sungai Sekayam.
Banjir dipicu curah hujan tinggi sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Luapan Sungai Sekayam ditambah kiriman air dari wilayah hulu, khususnya Desa Suruh Tembawang dan Desa Pala Pasang, mempercepat genangan di permukiman.
Di beberapa lokasi, ketinggian air mencapai 2–3 meter sehingga melumpuhkan aktivitas warga dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi. Dua kawasan terdampak terparah berada di Komplek Perumahan Jalan Pak Tangkir, Dusun Entikong, serta Komplek Perumahan Dusun Sontas.
Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring bersama jajaran melakukan pengecekan langsung ke lokasi banjir. Selain dua titik tersebut, genangan juga terjadi di Dusun Entikong Benuan dan Gang Wanara dengan ketinggian sekitar satu meter, Jalan Raya depan Kantor BTNCO dan RRI sekitar setengah meter, serta area belakang Terminal dan Puskesmas Lama sekitar satu meter. Komplek Bea Cukai Lama terendam hingga 1,5 meter.
Data sementara mencatat sekitar 500 warga terdampak. Sebagian besar mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat. Aparat bersama pemerintah setempat menyiapkan dua lokasi evakuasi, yakni Gedung Vega Entikong dan Kantor Desa Entikong.
Banjir juga merusak fasilitas umum, salah satunya jembatan gantung di Dusun Mangkau, Desa Pala Pasang. Hingga kini belum ada laporan rumah hanyut atau rusak berat.
Polsek Entikong menyalurkan bantuan berupa mi instan, telur, dan terpal kepada warga terdampak. “Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami siapkan perahu karet dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Donny.
Warga diimbau tetap waspada karena potensi hujan masih tinggi.




