triggernetmedia.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi nasional dengan memperbanyak wilayah kerja migas. Arahan itu disampaikan Presiden saat retret kabinet di Hambalang, Kabupaten Bogor.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden meminta Kementerian ESDM mempercepat lelang wilayah kerja migas baru. Saat ini, pemerintah menyiapkan sekitar 75 wilayah kerja yang akan dilelang pada Februari 2026.
“Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional,” ujar Prasetyo, Rabu (7/1/2026).
Menurut Prasetyo, Kementerian ESDM berhasil mencapai target lifting minyak pada APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme pemerintah untuk mengejar target produksi minyak pada 2026.
“Target lifting minyak 2026 dapat diimplementasikan dengan sejumlah strategi, termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru,” kata Prasetyo.
Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan optimistis target lifting minyak 605 ribu barel per hari pada 2025 tercapai. Ia mengatakan, realisasi produksi masih dalam tahap konsolidasi bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
“Insya Allah capaian 605 ribu barel per hari tercapai tahun ini. Data akhir masih dikonsolidasikan,” ujar Yuliot di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Yuliot menambahkan, konsolidasi dilakukan dengan mengacu pada rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) masing-masing KKKS.











