triggernetmedia.com – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Ketapang, didampingi Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, beserta rombongan, mengunjungi Posyandu Mawar yang terletak di Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang pada Kamis (26/10).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memberikan edukasi gizi kepada ibu hamil, ibu bayi, dan balita dengan tujuan mencegah stunting di wilayah tersebut.
Setelah memberikan edukasi, Harisson, langsung memberikan sosialisasi tentang pemberian makanan tambahan serta berbagai kegiatan lain yang secara langsung berdampak pada masyarakat setempat. Hal ini merupakan wujud komitmen yang kuat dalam upaya menekan angka stunting di Provinsi Kalimantan Barat.
“Jadi perlu kita ketahui, bahwa sudah seharusnya kita tingkatkan pengetahuan ibu-ibu terkait pola asuh dan memberikan makanan bergizi bagi bayi mereka. Agar anak-anak tersebut tidak masuk kategotu stunting,” ungkap Pj Gubernur Harisson.
Hal ini menjadi kunci dalam mencegah anak-anak mengalami stunting. Ia menambahkan bahwa stunting merupakan ancaman serius bagi Indonesia dalam mencapai target Generasi Emas 2045, di mana Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat di dunia.
Jika tidak diatasi dengan serius, masalah stunting akan berdampak buruk pada kualitas generasi masa depan.
Harisson mengingatkan bahwa Generasi Emas 2045 adalah generasi anak-anak balita saat ini. Oleh karena itu, perlu ada kerja sama dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkan generasi yang diharapkan pada tahun 2045.
Selain itu, Harisson juga menjelaskan bahwa untuk menjaga asupan gizi yang seimbang bagi balita, ibu-ibu perlu memahami cara memberikan asupan gizi yang baik.
“Oleh karenanya, berdasarkan instruksi dari Bapak Mendagri kepada kader PKK menjadi pembina Posyandu untuk turun langsung dalam membantu para ibu-ibu memberikan pemahaman bagaimana menyiapkan menu makanan balita yang bergizi, salah satunya memasak bersama seperti yang kita lakukan pada hari ini,” jelas Pj Gubernur.
Acara ditutup dengan Pj Gubernur Kalbar dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 50 paket sembako dari Bank Kalbar, 1 unit USG Portable, 30 paket sembako dari Jamkrida Kalbar, serta 30 paket bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Semua upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi ibu hamil, ibu bayi, dan balita di wilayah Kabupaten Ketapang.










