triggernetmedia.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Landak kembali menggelar baksos donor darah, bekerjasama dengan Yayasan Hati Murni Ngabang dan Yayasan Hati Suci Ngabang dalam rangka ulang tahun Klenteng Hati Murni Ngabang ke 17.
Kegiatan baksos sebagai bentuk aksis sosial kepada masyarakat maka dilaksanakan kegiatan donor darah yang bertempat di Yayasan Hati Murni Ngabang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Minggu (23/10/2022).
Ketua PMI Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata dari PMI Kabupaten Landak dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Landak terhadap ketersediaan stok darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak.
“Saat ini prioritasnya dalam rangka kita menyediakan darah untuk pasien yang dirawat di RSUD Landak, kemarin pada saat HUT Pemda Landak kita juga sudah melaksanakan hal yang sama dan stok darah kita sudah kosong untuk saat ini di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit, maka kita laksanakan lagi donor darah yang bekerjasama dengan yayasan di kota Ngabang dan mudah-mudahan stok ini bisa membantu pasien-pasien yang memerlukan,” katanya, Senin (24/10/2022) saat dikonfirmasi triggernetmedia.com.
“Dari sini darahnya akan kita serahkan UTD RSUD Landak kemudian diolah dan didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan,” sambung Karolin.
Dalam pelakasanaan donor darah tersebut PMI Kabupaten Landak mendapatkan 37 kantong darah dari para pendonor.
PMI Kabupaten Landak melalui kegiatan donor darah ini tentunya kan memiliki data base pendonor maupun data base kebutuhan darah di Kabupaten Landak.
“Untuk kegiatan ini karena baru kembali kita laksanakan secara rutin, harapannya nanti dalam satu tahun kita akan punya data base baik itu data base pendonor yang berpotensi untuk menjadi pendonor aktif, kemudian data base dari kebutuhan darah setiap tahunnya,” jelas Karolin.
Dikatakan, pada akhir tahun ini kemungkinan akan kembali di genjot PMI Landak, karena nanti menjelang dan saat natal hingga tahun baru biasanya ketersediaan stok darah di PMI akan minim.
“Karena orang lagi liburan atau sedang dalam perjalanan dan justru nanti bisa terjadi insiden yang memerlukan darah bisa lebih banyak, misalnya karena ada keramaian, adanya kecelakaan dan sebagainya,” ungkap Karolin.
“Maka kami mengejar untuk natal dan tahun baru kita sudah punya stok darah, oleh karena itu mungkin dalam waktu dekat akan dilaksanakan lagi kegiatan donor darah,” sambung Karolin.
Bupati Landak periode 2017-2022 ini mengungkapkan, Kabupaten Landak sudah memiliki Bank Darah namum selama ini kebutuhan darah hanya dikelola oleh RSUD Landak dan hanya menyediakan fasilitas terhadap pengolahan darah tetapi untuk donor darahnya disediakan oleh pasien.
“Bank Darah kita sudah ada di UTD RSUD Landak, cuma selama ini yang menghandle adalah rumah sakit dan sifatnya pasif, mereka menyediakan fasilitas tenaga pengolahan darah tetapi donor disediakan oleh pasien,” jelasnya.
“Nah, seringkali kan pasien kita itu datang dari berbagai tempat tidak semuanya dari orang Ngabang, kadang dari daerah yang jauh dan tidak ada keluarga di Ngabang sehingga ketika mereka diminta untuk menyediakan darah kan susah, mereka harus kontak orang atau menghubungi batalyon Armed, polres dan sebagainya bahkan ditengah malam,” katanya.
Dengan adanya kegiatan donor darah Karolin memastikan pihaknya akan terus berupaya di PMI Landak akan menyediakan stok darah di rumah sakit, jadi pasien yang memerlukan tidak perlu mencari darah lagi.
“Kalau dari keluarga mereka ada yang bisa donor akan sangat kami hargai akan kami sangat apresiasi, karena dengan demikian juga bisa menambah stok darah di rumah sakit,” sebut Karolin.











