triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Landak melaksanakan misa awal tahun. Misa tersebut merupakan bentuk ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk memulai roda pemerintahan di Kabupaten Landak, pada Selasa (4/1/2022) sore.
Tampak hadir Bupati Landak, Sekda Landak, Kepala OPD Kabupaten Landak serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya bagi umat Kristen dan Katolik. Misa awal tahun tersebut dipimpin langsung Pastor Paroki Salib Suci Ngabang,di aula utama Kator Bupati Landak dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan scan barcode dari aplikasi PeduliLindingi.
Pada kesempatan ini Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyatakan, memasuki awal tahun 2022 selaku abdi negara harus terus bersyukur kepada tuhan, karena di masa Pandemi COVID-19 roda pemerintahan masih tetap berjalan.
“Hari ini pengangguran di Indonesia jutaan orang, karena perusahaan banyak sekali yang terpaksa mengurangi karyawannya. Nah, kita sebagai keluarga besar Pemda Landak yang juga sebagai abdi negara harus besyukur, bahwa situasi Pandemi covid-19 ini kita masih memiliki pekerjaan. Karena bagaimana pun sulitnya APBD gaji dan tunjangan Anda tidak pernah saya potong, hal ini dikarenakan saya memahami besaran gaji yang diterima, makanya kita harus bersyukur,” ungkap Karolin.
Dimasa kepemimpinannya, sambung Karolin, dirinya selalu berusaha dan mengajak seluruh ASN di Kabupaten Landak untuk menciptakan suasana kerja dengan penuh persaudaraan, dengan menanamkan rasa cinta terhadap pekerjaan.
“Saya paling tidak suka adanya genk atau blok-blok dalam bekerja, karena semua saya perlakukan sama, dan yang saya lihat adalah kerja, kinerja, tanggung jawab dan dedikasi Anda. Dengan tidak adanya blok-blok maka kita bisa kompak serta bekerja dengan baik,” ujar Karolin.
Pada kesempatan ini Bupati Karolin juga menyampaikan permohonan maafnya secara probadi. Dikatakannya, jika selama masa kepemimpinannya itu mungkin menjadi salah satu pemimpin yang cerewet.
“Namun hal tersebut dilakukanuntuk menjalankan pemerintahan dengan teliti dan cermat serta memberikan pelayana terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.
“Saya mohon maaf jika saya menjadi pemimpin yang bawel atau cerewet, karena dengan amanah yang diberikan kepada saya, maka saya berusaha bekerja sebaik-baiknya dan dengan kemampuan saya. Namun, kita patut besyukur, kita menutup akhir tahun 2021 yang sangat indah dengan mendapatkan Penghargaan dari Ombudsman RI sebagai Kabupaten dengan pelayanan publik terbaik dari 416 kabupaten se-Indonesia. Penghargaan itu bukan hasil kerja saya saja, tetapi juga hasil kerja dari kita semua,” sebut Karolin.




