triggernetmedia.com – Raja Tayan, Gusti Yusri bersama komunitas Lions Club menyisir bagian Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kalimantan Barat pada Sabtu (13/11/2021) menggunakan speed boat bermesin 15 PK. Bukan tanpa alasan, ternyata yang dilakukan Raja Tayan, Gusti Yusri bersama komunitas Lions Club ini tengah melaksanakan misi kemanusian dan sosial guna menyalurkan bantuan untuk warga yang tinggal di jalur DAS anak Kapuas yang ada di Desa Merugai Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat yang tengah terdampak banjir itu.

Ketua Koordinator Tim Alert Lions Club Kalbar Riyadi mengatakan msi yang dilakukan murni sosial kemanusiaan guna membantu masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Tayan Hilir.
“Jadi kami Lions Club bersama Raja Tayan, Gusti Yusri berinsiatif menyalurkan bantuan logistik langsung kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Merugai Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau ini,” kata Riyadi.

Bantuan yang kami salurkan ada sebanyak 2 ton beras, 100 dus mie instan, 1000 bungkus biskuit, kotak P3K, minyak goreng dan telur,” sambungnya.
Menurutnya apa yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian antar sesama. Selain itu, aksi tersebut juga merupakan bagian penting yang dijadikan agenda dalam komunitas Lions Club.
“Sebelum menyalurkan bantuan ini, kami memang lebih dulu berkoordinasi dengan Raja Tayan Gusti Yusri,” jelas Riyadi.

Sebagai informasi, Lions Club merupakan organisasi sosial yang bersifat internasional. Dengan menghimpun dana dan kekuatan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Didalam Lions Club memiliki tim alert yang akan bergerak ketika suatu tempat terjadi bencana.

Raja Tayan Gusti Yusri Apresiasi Komunitas Lions Club
Raja Tayan, Gusti Yusri mengapresiasi penyaluran bantuan sembako yang diberikan Lions Club untuk warga yang terdampak bencana banjir . Saat ini menurutnya berdasarkan data yang dihimpun dari posko bencana di Kecamatan Tayan Hilir hampir 2000 warga terdampak banjir, khususnya bagi masyarakat di Desa Merugai Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat itu.
“Kami mengapresiasi dan mengucap terima kasih kepada Lions Club yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di Tayan,” ucap Raja Tayan, Gusti Yusri.

Dikatakan, banjir yang terjadi sudah menggenangi selama 12 hari. Namun dalam satu minggu terakhir kondisi semakin parah.
“Dari 15 desa yang ada di Kecamatan Tayan Hilir, yang paling parah justru pada desa di dalam kota,” jelasnya.
Akibat banjir yang masih terjadi hingga kini dirasakan sangat menghambat aktivitas masyarakat. Terutama untuk bekerja dan mencari mata pencaharian sehari-hari. Terlebih mayoritas warga yang terdampak banjir selama ini mengandalkan kebun dan sungai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Sebagian masyarakat bahkan harus mengungsi ke rumah keluarga yang tidak tekena banjir,” ungkap Raja Tayan, Gusti Yusri.
Menurutnya, ada beberapa lokasi terdampak banjir memang sulit di akses akibat terdampak bencana banjir. Beberapa wilayah yang sebelumnya bisa di akses melalui darat kini terputus akibat banjir.
“Saya kira kondisi tersebut juga penting menjadi perhatian semua pihak. Di wilayah Tayan Hilir jarak antar desa cukup jauh sehingga memerlukan perhatian semua pihak untuk bantuan sembako,” katanya.
“Kami juga mengimbau aparat pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan warga yang saat ini terdampak banjir. Terutama pasca banjir surut dan dalam kondisi tersebut dikhawatirkan akan muncul berbagai penyakit yang disebabkan karena banjir,” kata Raja Tayan, Gusti Yusri memungkasi.



