triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meluncurkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digagas UPT Puskesmas Purnama bersama Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Peluncuran GERMAS ditandai dengan membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan waterfront Jalan Kamboja Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu (14/11/2021).
“Kegiatan ini sebagai bentuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui booth atau stan-stan yang disediakan Dinas Kesehatan Kota Pontianak bersama UPT Puskesmas Purnama, masyarakat bisa memeriksakan kesehatan keluarganya,” kata Edi.
“Kita harapkan dengan perilaku hidup sehat, masyarakat Kota Pontianak selalu sehat,” katanya lagi.
Ada berbagai layanan kesehatan yang disediakan. Diantaranya pemeriksaan tekanan darah, gula darah, berat badan dan lain sebagainya.
“Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian jajaran kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berkaitan Hari Kesehatan Nasional,” jelas Edi.
Selain pemeriksaan kesehatan, sambungnya, masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 di stan-stan yang dtersedia di waterfront. Tujuannya agar vaksinasi menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.
“Di setiap kesempatan kita buka vaksinasi agar menjangkau masyarakat langsung,” ujar Edi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menjelaskan, peluncuran GERMAS berkaitan dengan bulan penimbangan balita , meliputi bulan November dan Desember.
“Berkaitan dengan program bulan penimbangan ini ksekalgus kita rangkaikan dengan kegiatan GERMAS pada hari ini,” jelas Sidiq.
“Kegiatan GERMAS hari ini selain pelayanan kesehatan, kita juga menyediakan pelayanan vaksinasi Covid-19 maupun vaksinasi rutin khususnya pada balita,” sambung Sidiq.
Ia menegaskan, pelayanan kesehatan ini terbuka untuk umum dan gratis. Pelayanan kesehatan ini selain dilaksanakan oleh puskesmas, juga dilaksanakan di seluruh posyandu, dimana selain melakukan penimbangan sekaligus untuk melengkapi vaksinasi rutin balita.
“Tentu saja msyarakat merespon dan antusias. Terutama keluarga yang memiliki balita,” Sebut Sidiq.
Lewat kegiatan kata Sidiq, pihaknya dapat mendeteksi status gizi atau berat badan balita sehingga bisa dipetakan berapa persen balita yang kurang gizi dan berapa persen yang gizinya lebih dan lain sebagainya.
“Dengan demikian kondisi kesehatan masyarakat kita bisa terpantau melalui kegiatan ini,” pungkasnya.




