banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pemkab Landak Kaji Air Limbah Industri Sawit Untuk Pupuk

Trigger Netmedia - 11 Desember 2019
Pemkab Landak Kaji Air Limbah Industri Sawit Untuk Pupuk
Pemkab Landak manfaatkan limbah industri sawit sebagai pupuk kimia. - ()

triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Landak, Bidang Tata Lingkungan Hidup, Pengembangan Kapasitas dan Penegakan Hukum dan Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup melakukan pengkajian pemanfaatan air limbah industri kelapa sawit PT. Gunung Rijuan Sejahtera (GRS) di Desa Selutung Kecamatan Mandor Kabupaten Landak pada Selasa (10/12).

“Lahan yang menjadi lokasi pengkajian pemanfaatan air limbah industri kelapa sawit PT. Gunung Rijuan Sejahtera ini berada pada dua blok dengan total luasan 21,56 hektar,” kata Kepala seksi peningkatan kapasitas dan kerjasama pada dinas perumahan rakyat, kawasan permukiman dan lingkungan hidup kabupaten Landak, Ya’ Suharnoto, Rabu (11/12).

Ya’ Suharnoto mengatakan tujuan dilakukan pengkajian air limbah industri sawit ini untuk mengetahui dampak yang diberikan dari limbah sawit terhadap berbagai aspek kehidupan dan lingkungan.

“Ini dilakukan untuk mengetahui apakah air limbah industri kelapa sawit berpengaruh terhadap kondisi tanah dan memiliki dampak terhadap kesehatan manusia maupun makhluk hidup lainnya, kualitas air serta biota air plankton dan bentos,” jelasnya.

Setelah dilaakukan beberapa tahapan mulai dari pemaparan dari perusahaan hingga evaluasi pengkajian di lokasi rorak dan antar rorak, diketahui bahwa air limbah industri kelapa sawit ini memiliki dampak positif terhadap kesuburan tanah sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk.

“Hasil evaluasi pengkajian kemarin menunjukkan produksi tandan buah segar dilokasi pengkajian meningkat sejalan dgn limbah yang dialirkan di fladbed sebagai bahan organik penyubur atau pemupukan tanaman kelapa sawit,” ungkap Ya’ Suharnoto.

Menurutnya berdasarkan hasil kajian juga diketahui adanya unsur nitrogen dan kalium dalam air limbah kelapa sawit tersebut yang berguna untuk kesuburan tanah.

“Aplikasi limbah cair ini berdampak positif bagi produktivitas tanaman dengan peningkatan produksi tandan buah segar (TBS) dan pengganti pupuk kimia, jumlah nitrogen dan kalium dalam limbah cair pabrik kelapa sawit sangat besar, sehingga dapat bertindak sebagai nutrisi untuk tumbuh-tumbuhan,” ujar Ya’ Suharnoto.

Terpisah, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengungkapkan pengelolaan dan pemanfaatan limbah industri sudah seharusnya dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan agar tidak berdampak buruk terhadap aspek kehidupan.

“Pengelolaan limbah industri sawit harus kita maksimalkan, sebisa mungkin kita bersama-sama mengurangi pencemaran lingkungan  agar tidak berdampak buruk terhadap kehidupan masyarakat,” kata Karolin.

Karolin menyebut air hasil limbah industri kelapa sawit setelah dilakukan pengkajian bisa dimanfaatkan sebagai pupuk non kimia. Potensi ini merupakan peluang yang harus dikembangkan.

“Setelah dilakukan pengkajian ternyata air limbah industri sawit bisa dimanfaatkan sebagai pupuk non kimia, ini merupakan potensi besar yang harus kita kembangkan di Landak guna mencukupi kebutuhan pupuk di Kabupaten Landak,” ujar Karolin.

Ariz

Tinggalkan Komentar

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com