banner 468x60

Realisasi Relokasi Terhadap Korban Longsor di Sungkung Belum Jelas

Trigger Netmedia - 17 November 2019
Realisasi Relokasi Terhadap Korban Longsor di Sungkung Belum Jelas
Wakil Ketua DPRD kabupaten Bengkayang,/ Koordinator Komisi III, Jonedhi. - ()

triggernetmedia.com – Kabar relokasi rumah warga terdampak longsor di dusun Medeng,  desa Sungkung II, Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang pada akhir Januari 2019 lalu hingga sekarang  belum terealisasikan.

Sebelumnya, terdapat 11 rumah korban longsor dan tiga orang meninggal dunia. Bencana ini merupakan yang pertama kali terjadi di Sungkung.

Relokasi rumah warga terdampak longsor tersebut  kemudian dijanjikan akan dibangun pada bulan Maret 2019 lalu.

Sementara, untuk masyarakat yang terdampak longsor hingga kini masihq tinggal di rumah keluarganya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD kabupaten Bengkayang yang juga merupakan Koordinator Komisi III, Jonedhi mengatakan, setelah sah dilantik dan ditetapkan sebagai Wakil Ketua dan Koordinasi Komisi yang membidangi hal terkait, selanjutnya akan melakukan rapat kerja dengan instansi yang menaungi langsung masalah tersebut.

“Nanti kita akan melakukan rapat bersama instansi terkait untuk membahas masalah dan menindaklanjuti masalah ini. Sehingga segera direalisasikan,” ujar Jonedhi, Minggu (17/11).

Jonedhi berharap, setelah di tetapkan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) 2019-2024 akan segera memanggil OPD terkait yang menangani masalah tersebut.

“Nanti kita juga akan melakukan langkah-langkah untuk bergerak lebih cepat lagi, karena ini sudah hampir berjalan satu tahun. Nanti kita panggil dan diskusi bersama-sama menindaklanjuti pasca bencana di Sungkung kemarin,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berencana merelokasi 120 rumah penduduk di daerah rawan bencana longsor di dusun Medeng, Desa Sungkung II, Kecamatan Siding, Bengkayang.

Untuk relokasi tersebut, pihak Desa Sungkung II sudah menyediakan lahan seluas 8 hektare.

Plt Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah Bengkayang, Yosef pun telah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus berupaya menangani dampak bencana pasca peristiwa longsor.

“Ada 11 rumah yang terdampak dan rusak, ditargetkan mulai dibangun pada Maret 2019 di lokasi baru yang masih berada di Dusun Medeng,” kata Yosef, usai menyerahkan donasi sebesar Rp46 juta, melalui Kades Sungkung II di Kantor BPBD Bengkayang, Kamis (28/2).

Selain 11 rumah yang terdampak, Pemkab juga sudah merencanakan relokasi sisa rumah penduduk sekitar 120 rumah, di lokasi yang lebih aman dari bencana longsor.

“Pemkab sudah menganggarkan bantuan satu rumah sebesar Rp37 juta rupiah,” ujarnya.

Sementara Itu Kepala Desa Sungkung II, Amir mengatakan pihak desa sudah menyiapkan lahan tempat relokasi rumah penduduk sebesar 8 hektare.

“Tempat untuk relokasi rumah penduduk adalah lahan milik masyarakat Dusun Medeng akan diganti rugi melalui alokasi Dana Desa. Jika itu sesuai dengan aturan,” katanya.

Amir menambahkan, seluruh warga yang terdampak longsor saat ini sudah kembali beraktivitas, namun masih menumpang di rumah sanak keluarga mereka, sampai rumah dibangun kembali.

Plt. BPBD Kabupaten Bengkayang Yosef bahkan menyatakan bahwa yang menangani relokasi warga Sungkung sudah pindah di Dinas Lingkungan Hidup. Hal ini terkonfirmasi pada (11/11).

Doe I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com