Umat Islam bersama TNI/Polri Salat Istisqa Serentak di Bengkayang

  • Bagikan
banner 468x60

triggernetmedia.com – Ratusan jemaah memadati masjid Agung Syuhada Bengkayang untuk melaksanakan alat Istisqa atau sholat meminta hujan, pada Rabu (18/9).

Jamaah terdiri dari Polri, TNI, Kejaksaan, Tokoh Agama dan masyarakat serta umat muslim yang berada di Kecamatan Bengkayang.

Salat Istisqa juga diikuti oleh Wakapolres Bengkayang Kompol H. Adiono Dwi Waluyo, Pabung Dandim 1202 Singkawang Mayor Sartono, Personil TNI kompi 645 Gardatama Yuda, seluruh personil Polres Bengkayang.

Sholat dipimpin imam Fatkhan Rofiq.

Dalam khotbahnya menyebutkan, datangnya musibah yang diberikan allah dikarenakan dosa yang kita perbuat.

“Adapun perintah ketika kita ditimpa musibah atau bencana yaitu sabar dan salat, salat yang kita lakukan pada hari ini merupakan tuntunan dari Nabi Muhammad SAW, apabila kita kena bencana maka dengan salat istisqa dan istighfar mohon ampun kepada Allah SWT,” ujar Fatkhan Rofiq.

Sementara itu, Wakapolres Bengkayang Kompol H. Adiono Dwi Waluyo mengatakan bahwa salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar atau upaya segera di turunkan hujan oleh Allah SWT untuk mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga  Pemkab Ketapang Akan Optimalkan Program Aplikasi Pembayaran Secara Online

“Semoga Allah segera mengabulkan doa kita sehingga hujan bisa segera turun dan kabut asap karhutla bisa berkurang dan hilang,” ucap Kompol Adiono.

Kompol Adiono menambahkan bahwa kegiatan salat Istisqa pada hari ini serentak dilaksanakan di polsek-polsek jajaran Polres Bengkayang dengan melibatkan TNI, Pemuka Agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat.

“Kami juga perintahkan untuk polsek jajaran melaksanakan salat istisqa dengan mengajak seluruh masyarakat bersama-sama memohon doa kepada allah,” katanya.

Wakapolres Bengkayang juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dan menggunakan masker apabila beraktivitas di luar.

Terpisah. Salat Istisqa juga dilakukan di Mesjid Raya Rahmatullah Monterado, yang dihadiri oleh personil Polsek Monterado dan puluhan masyarakat.

Kapolsek Monterado, IPTU Rismanto Ginting mengatakan, kemarau panjang yang terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang termasuk Kecamatan Monterado memberikan dampak pada masyarakat.

Baca juga  ISPU Dalam Katagori Tidak Sehat, 152 Warga Ketapang Menderita ISPA

“Mulai dari kesulitan mendapatkan air bersih, rusaknya sejumlah jenis tanaman, hingga kabut asap hasil Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” ujarnya.

Saat ini, sambungnya, Polsek Monterado dan para Tokoh-tokoh muslim serta puluhan masyarakat muslim telah melakssnakan salat Istisqa di Mesjid Raya Rahmatullah, di Desa Monterado.

“Tujuan memohon diturunkannya hujan oleh Allah SWT,” jelasnya.

“Kami berdoa kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan, agar kekeringan dan kabut asap yang melanda masyarakat saat ini dapat teratasi,” harap IPTU Rismanto Ginting.

Salat Istisqa di Monterado diimami Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Monterado Gustian, SHi.

Sejumlah personil muslim Polsek Monterado, TNI dari Koramil Samalantan, Tokoh Muslim Kecamatan Monterado turut salat istisqa berjamaah. Ibadah umat muslim tersebut berlangsung khusyuk.

Doe I Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *