banner 120x600 banner 120x600

Pemkot Pontianak Tata Ulang SDN 03 Ponsel Jadi 2 Lantai

banner 120x600
banner 468x60

triggernetmedia.com – Pemkot Pontianak akan segera merehab toilet SDN 03 yang kondisinya sudah tidak layak. Hal tersebut disampaikan Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai meninjau SDN 03 di Jalan Sulawesi, Kecamatan Selatan, Kamis (29/8).

“Untuk sementara ini kita renovasi dulu toiletnya semaksimal mungkin. Kloset yang rusak akan diganti baru, keramik maupun kran airnya kita ganti termasuk pengolahan air limbahnya,” ujarnya.

Pemkot Pontianak, kata Edi akan memperbanyak wastafel di beberapa titik, agar memudahkan murid-murid untuk mencuci tangan. Sehingga mereka akan terbiasa mencuci tangan dengan sabun sebagai edukasi hidup sehat.

Lokasi SDN 03 terbilang strategis, karena berada di jantung kota dan daerah pendidikan.

Apalagi, kata Edi, sekolah tersebut keberadaannya sudah ada sejak 1970.

“Sudah selayaknya ditata ulang. Banyak lahan terbuka di lingkungan sekolah yang bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga sekolah tersebut betul-betul layak,” ujarnya.

“Dengan lingkungan sekolah yang eco green atau hijau akan menjadikan sekolah ini nyaman dan tertata nantinya. Apalagi dengan luas lokasi di atas rata-rata sehingga bisa dengan mudah menatanya,” timpal Edi.

Penataan toilet direncanakan akan dilakukan tahun ini. Sedangkan untuk penataan ulang keseluruhan bangunan, didesain terlebih dahulu. Sebab bentuk bangunan gedung yang ada saat ini tidak beraturan dan masih banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan sehingga terkesan kumuh.

Baca juga  Kasus Narkotika 107 Kg Dan Ekstasi 114 Butir Sungai Duri

“Nanti bangunan sekolah ini akan dibongkar habis dan dibangun baru, minimal dua lantai,” jelas Edi.

Edi menyebut, sekolah-sekolah lainnya juga akan dilakukan penataan ulang. Terpenting, lanjutnya, saat ini sekolah-sekolah yang ada berfungsi dulu, proses belajar mengajar tidak terganggu.

“Proses belajar mengajar tidak terganggu terutama suasana ruang kelas dan toiletnya saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak merapikannya sehingga layak untuk digunakan,” tegasnya.

Edi menyatakan, selama lima tahun kepemimpinannya ke depan, tidak mungkin seluruh sekolah terakomodir untuk ditata ulang.

Namun demikian, Ia memastikan setiap tahunnya akan ada beberapa sekolah yang dilakukan penataan ulang sesuai prioritas.

“Ada beberapa sekolah, sebanyak sekitar 60 sekolah SD dan SMP yang direhab dengan Dana Alokasi Khusus (DAK). Setiap tahun kita lakukan rehab bangunan sekolah termasuk ruang kelas, halaman dan pagarnya,” kata Edi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Lazis menerangkan, jumlah toilet SDN 03 yang akan direhab sebanyak enam toilet.

Sebagai tindak lanjutnya, sekolah tersebut juga akan dilakukan penataan ulang dengan jumlah bangunan dua lantai.

“Dengan penataan ulang diharapkan sekolah ini nantinya menjadi sekolah model dan sekolah percontohan,” tuturnya.

Baca juga  Wali Kota Pontianak Ingatkan Jangan Ada Pengusaha yang menimbun Barang Dagangan

Dengan penataan ulang bangunan menjadi dua lantai, papar Syahdan, ruang belajar diperkirakan juga akan bertambah sekitar 30-an ruangan. Saat ini jumlah ruang belajar yang ada hanya 24 ruangan.

“Karena memang peminat yang mendaftar di sekolah ini setiap tahunnya meningkat,” jelas Syahdan.

Kepala SDN 03 Pontianak Selatan, Slamet Supriyono menyatakan sekolah yang dipimpinnya itu sejak dahulu memang belum pernah direhab, kecuali bagian atapnya saja.

“Tak disangka ternyata setelah meninjau sekolah kami Pemkot Pontianak berencana akan menata ulang keseluruhan bangunan sekolah yang ada.

“Tentu saja kami berterima kasih karena kepedulian Pemkot Pontianak terhadap sekolah kami yang memang perlu perhatian serius,” ucapnya.

Jim I Ariz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.