banner 120x600 banner 120x600

Penyuluh Pertanian Dituntut Harus Profesional

banner 120x600
banner 468x60

triggernetmedia.com – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menyatakan penyuluh pertanian perlu mendapatkan bimbingan teknis peningkatan kapasitas.

“Hal tersebut penting dilakukang guna memantapkan profesionalisme penyuluh dalam mengantisipasi paradigma baru pembangunan pertanian dan era globalisasi.

Sehingga penyuluh selalu dinamis dan solutif dalam menyikapi seluruh permasalahan penyuluhan pertanian di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya saat membuka kegiatan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Tenaga penyuluh Pertanian/Perkebunan se-Kabupaten Kubu Raya Tahun 2019 di Gardenia Resort dan Spa Kubu Raya, Kamis (28/8).

Muda mengatakan pertemuan teknis para penyuluh diperlukan untuk mendongkrak semangat penyuluh.

Dengan begitu para peyuluh pertanian termotivasi untuk terus meningkatkan mutu kegiatan penyuluhan melalui berbagai inovasi teknologi kekinian, sehingga memperkaya keahlian dan pengalaman.

“Melalui bimbingan teknis akan dapat meningkatkan pengetahuan dan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan kepada pelaku utama dan pelaku usaha beserta keluarganya untuk meningkatkan pendapatannya,” sebutnya.

Baca juga  Menristek Sebut Dokter Kita Lebih Senang Pakai Obat Impor

Pembangunan pertanian, lanjut Muda, saat ini diarahkan ke segala bidang, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia penyuluh pertanian/perkebunan sebagai agen perubahan masyarakat.

Ia menyebut, penyuluh adalah ujung tombak perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat pertanian dalam mewujudkan sistem pertanian yang berorientasi agribisnis, yang dilakukan melalui paket-paket teknologi spesifik lokasi atau kearifan lokal.

“Kita menaruh harapan besar kepada para penyuluh lapangan. Pembangunan sektor pertanian tidak lepas dari peran aparat fungsional antara lain penyuluh pertanian lapangan,” katanya.

Muda menambahkan, salah satu program menyejahterakan petani dan keluarganya adalah posluhdes (pos penyuluh di desa).

Posluhdes, menurutnya perlu dikembangkan kembali agar aparat desa dapat mendukung kegiatan para penyuluh lapangan, sehingga terjalin kerja sama harmonis di tingkat desa dan kecamatan.

Baca juga  Rapat Teknis Daerah BPS SeKalbar di Singkawang

“Program posluhdes merupakan pos koordinasi, konsultasi, dan sinkronisasi seluruh kegiatan yang terkait dengan penyuluhan serta sebagai sumber informasi dan tempat konsultasi bagi petani dan kontak tani,” jelasnya.

Rio I Ariz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.