PONTIANAK (triggernetmedia.com) – Current Affairs TVRI Stasiun Kalimantan Barat, M. Arman Darmansyah menjadi pembicara dalam workshop “Speaking for General Communication” dan “Presentasi” di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Pontianak. Workshop tersebut diselenggarakan Fakultas Bahasa Inggris sebagai bekal terhadap mahasiswa IKIP PGRI Pontinak, guna menghadapi tantangan jaman saat ini.
“Speaking for General Communication” dan “Presentasi” bukan sebuah bakat, namun sesuatu yang dapat dilatih dan diasah oleh diri sendiri. Semakin banyak berlatih, hasilnya juga semakin bagus. Semakin sering seseorang berlatih, semakin dirinya tahu kekurangannya. Dengan begitu, seseorang semakin dapat mengevaluasi diri,” kata Arman kepadatriggernetmedia.com, Senin (22/10) di Pontianak.
Menurut Arman, sebagai mahluk sosial manusia perlu berinteraksi. “Speaking for General Communication” dan “Presentasi” salah satu soft skill yang penting.
“Mahasiswa misalnya, tentu dalam kesehariannya akan berhadapan dengan tugas dan presentasi. Bagi yang berorganisasi akan menuntut kemampuan Speaking for General Communication dan Presentasi mereka di dunia perkuliahan,” ujarnya.
Dikatakan, jika seseorang tidak memiliki cukup persiapan latihan untuk melakukan “Speaking for General Communication” dan “Presentasi” maka biasanya orang tersebut akan gugup dan grogi saat berbicara. Maka penampilan tidak akan maksimal.
“Karena itu ketika menyampaikan materi, paling tidak dalam Speaking for General Communication dan Presentasi yang baik kita harus terbiasa melatih body language yang baik dan tidak terlalu over. Tampil prima dan berbicara setepatnya. Bukan secepatnya, menyenangkan, menjaga eye contact kepada semua yang hadir serta perhatian yang
Pada materi presentasi, sebagai pemateri utama Arman mengulas beberapa hal mengenai skill presentasi. Skill seperti presentasi dan “Speaking for General Communication” dan “Presentasi” itu diantaranya dipaparkan tentang kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap orang. Kemampuan seperti itu tidak selalu berhubungan dengan komunikasi. Semua bidang maupun jurusan dapat menguasai skill.
“Dalam melakukan presentasi yang utama adalah memahami audience, karena audi
Ada dua hal krusial yang harus diingat saat presentasi. “Saat opening, maka waktunya bagi seorang presentator memberikan first impression. Saat itulah audience memutuskan untuk melanjutkan mendengarkan, atau berhenti mendengar. Sedangkan saat closing, ada moment closing statement untuk diingat bahkan dibawa pulang oleh audience,” katanya.
Secara umum diakui audience mengaku senang mengikuti “Speaking for General Communication” dan “Presentasi”. Pemaparan oleh pemateri dinilai memberikan input baru dalam menyiapkan dan membuat bahan presentasi, seperti news presenting, MC dan lain sebagainya.
Sementara, bagi seorang yang berpendidikan, khususnya sarjana, jika ingin berhasil lebih baik tidak hanya mempunyai kemampuan akademis saja namun diperlukan soft skill untuk bersaing di dunia kerja.
“Speaking for General Communication dan Presentasi ini sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa dan mahasiswi kami. Goalnya tentu mereka dapat ilmu langsung dari pemateri dan pengalaman yang praktis dan menyenangkan. Ini sekaligus memberikan motivasi buat mahasiswa dan mahasiswi,” ujar dosen fakultas Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontinak, Yulia Ramadhyanti.