OTT BNPB, KPK Dalami Dugaan Pengondisian Penyaluran Dana Siap Pakai
triggernetmedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan penyalahgunaan dana siap pakai yang menjadi salah satu pokok perkara operasi tangkap ...
Read moretriggernetmedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan penyalahgunaan dana siap pakai yang menjadi salah satu pokok perkara operasi tangkap ...
Read moretriggernetmedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai jutaan rupiah yang diduga berasal dari pungutan liar (pungli) dalam penyidikan perkara ...
Read moretriggernetmedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai dalam mata uang asing senilai USD150.000 atau sekitar Rp2,6 miliar dalam pengembangan ...
Read moretriggernetmedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana dalam kasus suap yang menjerat Bupati nonaktif Kuantan Singingi (Kuansing), ...
Read moretriggernetmedia.com - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan akan mendukung penuh penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi ...
Read moretriggernetmedia.com - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan ...
Read moretriggernetmedia.com - Kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Melissa Anggraini, mengatakan penyidik KPK tidak mendalami dugaan aliran dana ...
Read moretriggernetmedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengalihkan penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut ke Rumah ...
Read moretriggernetmedia.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto mengatakan kemungkinan pemanggilan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam kasus dugaan korupsi kuota ...
Read moretriggernetmedia.com - Skandal pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus bergulir. Setelah menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Noel, penyidikan yang ...
Read more