Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Cerita Para Pemuda Bali yang Beralih Menjadi Petani Cerdas

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
2 September 2022
in Headline, Maritim, Nasional, News, Sorotan
0
Cerita Para Pemuda Bali yang Beralih Menjadi Petani Cerdas

BBC

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Ketika wabah Covid-19 melanda berbagai belahan dunia, sektor pariwisata Bali pun turut terdampak dan sempat anjlok. Akibatnya, banyak orang kehilangan pekerjaan.

Keterpurukan itu membuat sejumlah pemuda yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata mesti kembali ke kampung halaman mereka di Desa Gobleg, Buleleng. Nyaris tak ada pekerjaan lagi kecuali menjadi petani.

Dengan berbekal ilmu dan ide, sebanyak 20 pemuda membentuk komunitas Petani Muda Keren (PMK) serta menciptakan sistem “smart farming” alias “bertani cerdas” yang menggabungkan pertanian dengan teknologi.

Ide bertani cerdas ini tercetus lantaran tingginya biaya pertanian tradisional yaitu boros air, tenaga kerja mahal, dan waktu banyak terbuang, kata pendiri komunitas PMK, Anak Agung Gede Agung Wedhatama, kepada wartawan kantor berita Antara di Bali, Nyoman Hendra Wibowo.

Menurut Anak Agung Gede Agung Wedhatama, sistem pertanian cerdas itu memanfaatkan seperangkat alat elektronik berbasis digital dan “Internet of Things” (IoT) yang dikendalikan aplikasi telepon genggam sehingga tidak harus berjemur terus di kebun.

Ada beberapa sensor elektronik pada sistem itu, yakni sensor kelembaban tanah (kadar air tanah), sensor PH tanah (kadar asam/basa), sensor hujan, dan sensor udara menyangkut temperatur, kelembaban, tekanan, serta ketinggian lokasi kebun.

Sistem senilai Rp20 juta per unit tersebut dibeli secara swadaya dan dioperasikan sejak 2021 oleh para petani anggota PMK yang memiliki lahan pertanian hortikultura bervariasi antara 1.000 hingga 3.000 meter persegi.

Keunggulan sistem tersebut, antara lain penyiraman tanaman hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit secara merata melalui penyemprot air atau “sprinkler” yang dikendalikan aplikasi telepon genggam.

Dalam hal penanggulangan hama, sistem yang menggunakan panel surya dan baterai penyimpanan listrik itu bisa memberikan penerangan lampu malam hari untuk jebakan serangga secara alami sehingga meminimalkan penggunaan pestisida.

Kemudian waktu bercocok tanam juga bisa mengandalkan teknologi informasi.

Sebelumnya petani di desa tersebut bercocok tanam secara tradisional yang mengikuti musim. Namun sekarang sistem itu bisa memberikan informasi ke petani sehingga mereka dapat menentukan rotasi tanaman dan yang cocok dikembangkan sesuai kondisi yang ada.

Dengan demikian hasil panennya pun jauh lebih maksimal dan efisiensi biaya mencapai 70%. Contohnya, cabai merah besar sebanyak 1.600 pohon pada lahan 1.000 meter persegi hanya mampu menghasilkan panen sekitar dua ton jika ditanam dengan cara tradisional.

Hasilnya, panen pertanian cerdas ini bisa mencapai tiga ton karena perawatan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

Meski demikian tentu ada pekerjaan yang mesti dilakukan secara manual yaitu penyiapan lahan, pengolahan tanah, pembibitan, dan saat memanen.

Selain menekuni lahan pertaniannya, komunitas PMK ini rutin memberikan pelatihan pertanian cerdas berbasis teknologi yang bernama Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Petani Muda Keren (PMK) di bawah naungan Kementerian Pertanian RI.

Sistem pertanian cerdas tersebut juga menjadi percontohan dan ke depannya berpotensi sebagai destinasi agrowisata.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Buleleng# Desa Gobleg# komunitas Petani Muda KerenbaliPMKwabah covid-19
Previous Post

China Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM Serius Atas Etnik Uighur di Xinjiang

Next Post

Luna Maya Akui Tak Bisa Hanya Punya Satu Jenis Tas

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Luna Maya Akui Tak Bisa Hanya Punya Satu Jenis Tas

Luna Maya Akui Tak Bisa Hanya Punya Satu Jenis Tas

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Edi Kamtono Suntik Semangat Kafilah Pontianak di MTQ Kalbar, Siapkan Bonus bagi Peraih Juara

Edi Kamtono Suntik Semangat Kafilah Pontianak di MTQ Kalbar, Siapkan Bonus bagi Peraih Juara

2 Agustus 2026
Mobil Hias Tanjak Kafilah Pontianak Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Kalbar 2026

Mobil Hias Tanjak Kafilah Pontianak Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Kalbar 2026

2 Agustus 2026
Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

2 Agustus 2026
MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

2 Agustus 2026

Recent News

Edi Kamtono Suntik Semangat Kafilah Pontianak di MTQ Kalbar, Siapkan Bonus bagi Peraih Juara

Edi Kamtono Suntik Semangat Kafilah Pontianak di MTQ Kalbar, Siapkan Bonus bagi Peraih Juara

2 Agustus 2026
Mobil Hias Tanjak Kafilah Pontianak Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Kalbar 2026

Mobil Hias Tanjak Kafilah Pontianak Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Kalbar 2026

2 Agustus 2026
Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

2 Agustus 2026
MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

2 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development