triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa bersama Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak beserta Camat Ngabang melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Ngabang. Amboyo Inti, Amboyo Utara, Amboyo Selatan, Desa Pak Mayan, Desa Antan Rayan, Desa Amang dan Penyaho Dangku merupakan desa-desa yang digilir Pemkab Landak untuk dikunjungi, sekaligus diberikan bantuan bibit benih padi dan alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para kelompok tani, dan diserahkan secara simbolis di masing-masing setiap Kantor Desa.

Bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebanyak 832 ton ini akan terus disalurkan ke kecamatan di Kabupaten Landak.
Selain itu, ada pula bantuan alsintan yang memang diprogramkan Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa kepada para petani di Kabupaten itu.

Dalam kesempatan ini Bupati Karolin menyatakan, bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebanyak 832 ton tersebut akan terus disalurkan di Kabupaten Landak, termasuk bantuan Alsintan yang merupakan program Bupati Landak kuntuk para petani di Kabupaten itu.
Penyerahan bantuan pertanian secara langsung dan simbolis ini guna memastikan bantuan benih padi dan alsintan inibenar-benar diterima oleh para petani dan benar-benar dimanfaatkan secara baik.
“Kedatangan saya ini untuk mengecek langsung bantuan tersebut sudah sampai kepada bapak dan ibu petani, sehingga benih tersebut dapat langsung digunakan pada masa tanam berikutnya. Selain itu, saya juga mengecek kebenaran data para petani didalan kelaompok tani, karena biasanya banyak juga data petani yang fiktif. kedepan pendataan kelompok tani harus dilakukan secara online melalui aolikasi Simultan,” kata Karolin.
Lebih lanjut Bupati Karolin meminta petani untuk bergerak lebih maju meningkatkan pertanian di Kabupaten Landak dengan mengubah pola pikir yang modern sesuai perkembangan zaman.
“Mari Kita mengubah pola pikir bertani ini menuju pertanian modern dengan cara selalu belajar dan mengikuti perkembangan zaman, karena hal tersebut bermanfaat untuk para petani juga seperti jika pola yang lama menanam padi itu hanya untuk 1 tahun sekali, dengan pola pikir modern kita bisa menanam padi 1 tahun 3 kali tanam. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta pendapatan para petani,” ajak Karolin.
Benih padi yang diberikan ini merupakan benih padi untuk lahan sawah dan lahan kering. Kali ini giliran Desa Amboyo Inti sebanyak 2,5 ton, Desa Ambarang sebanyak 625 kg, Desa Amboyo Utara sebanyak 14 ton, Desa Amboyo Selatan 6,25 ton, Desa Pak Mayan 625 kg, Desa Antan Rayan sebanyak 1,875 ton, Desa Amang 7,7 ton dan Desa Penyaho Dangku 2,5 ton. Sedangkan untuk Alat Mesin Pertanian Kecamatan Ngabang mendapatkan 11 unit Alsintan.
Dek I Ariz
Dek I Ariz










