triggernetmedia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah ditutup melonjak 1,74 persen pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan indeks didorong oleh derasnya aliran dana asing dengan nilai pembelian bersih (net buy) sekitar Rp360 miliar.
Investor asing tercatat memborong sejumlah saham unggulan, di antaranya ANTM, PTRO, BMRI, BBRI, dan BREN.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan secara teknikal IHSG telah keluar dari fase konsolidasi setelah berhasil menembus area resistance kuat di kisaran 6.300-6.320.
Menurutnya, apabila IHSG mampu bertahan di atas level 6.300, indeks berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 6.700 hingga 6.850 dalam jangka menengah.
Namun, ia mengingatkan potensi koreksi masih terbuka apabila IHSG kembali turun di bawah level tersebut. Jika itu terjadi, indeks berpeluang kembali bergerak ke area 6.000.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memperkirakan area support IHSG berada di kisaran 6.230-6.300, sedangkan resistance berada pada rentang 6.380-6.470.
Rekomendasi Saham
BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang layak dicermati investor pada perdagangan hari ini, yakni:
| Saham | Area Beli | Cut Loss | Target Harga |
|---|---|---|---|
| BBCA | 6.425–6.525 | < 6.350 | 6.650–6.775 |
| TLKM | 2.710–2.750 | < 2.680 | 2.780–2.900 |
| ANTM | 3.000–3.060 | < 2.990 | 3.090–3.150 |
| BREN | 3.440–3.500 | < 3.400 | 3.540–3.580 |
| NCKL | 885 | < 880 | 900–910 |
| JPFA | 2.060–2.080 | < 2.030 | 2.110–2.160 |
Sentimen Global Masih Positif
Prospek penguatan IHSG juga ditopang sentimen positif dari pasar global. Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (22/7), didorong kenaikan saham-saham sektor semikonduktor dan laporan keuangan emiten yang melampaui ekspektasi pasar.
Indeks Dow Jones naik 0,74 persen, S&P 500 menguat 0,89 persen, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1,29 persen.
Penguatan dipimpin saham-saham teknologi, di antaranya Micron Technology yang melesat sekitar 12 persen, Intel naik 8 persen, Marvell Technology menguat 6 persen, serta Astera Labs bertambah 3 persen.
Bursa Asia juga bergerak positif. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 3,26 persen, Taiex Taiwan naik 4,2 persen, dan Kospi Korea Selatan menguat 3,56 persen. Sementara itu, Straits Times Singapura naik 0,45 persen dan ASX 200 Australia menguat tipis 0,02 persen.
Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik global, terutama meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang masih berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan dalam beberapa waktu ke depan.
Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai sarana informasi jurnalistik dan edukasi pasar modal berdasarkan data pergerakan bursa global serta laporan riset BNI Sekuritas. Rekomendasi saham dan angka teknikal bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu. Perdagangan saham dan investasi instrumen keuangan mengandung risiko kerugian finansial yang signifikan. Pembaca sangat dianjurkan untuk melakukan riset mendalam serta menganalisis profil risiko pribadi (Due Diligence) sebelum mengambil keputusan investasi.











