Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

626 PMI Pulang Jadi Jenazah, Mengapa Jalur Ilegal Masih Dipilih?

Perlindungan PMI

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
22 Juli 2026
in Ekonomi, Headline, Kesra, Nasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
626 PMI Pulang Jadi Jenazah, Mengapa Jalur Ilegal Masih Dipilih?

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (net).

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Sebanyak 626 pekerja migran Indonesia (PMI) dipulangkan ke Tanah Air dalam kondisi meninggal dunia sepanjang 2025. Fakta yang lebih memprihatinkan, seluruh jenazah tersebut merupakan pekerja migran yang berangkat melalui jalur non-prosedural atau ilegal.

Data itu diungkap Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI. Secara keseluruhan, pemerintah memulangkan 25.403 pekerja migran bermasalah sepanjang 2025, terdiri dari 626 jenazah, 405 pekerja yang sakit, serta 165 orang yang menjalani perawatan atau rehabilitasi di rumah sakit.

“Yang prosedural itu hampir sedikit. Seperti tadi yang ada sekian jenazah, itu semuanya non-prosedural,” ujar Mukhtarudin.

Data tersebut kembali memunculkan pertanyaan, mengapa masih banyak masyarakat memilih bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal meski risikonya sangat tinggi?

Faktor Ekonomi hingga Iming-iming Gaji Tinggi

Pemerintah menilai faktor ekonomi masih menjadi penyebab utama masyarakat nekat berangkat tanpa prosedur resmi. Kondisi ekonomi keluarga, beban utang, hingga keinginan memperoleh penghasilan lebih besar membuat sebagian orang tergoda menerima tawaran kerja tanpa memastikan legalitasnya.

Selain itu, kisah sukses kerabat atau tetangga yang bekerja di luar negeri juga mendorong calon pekerja migran mengikuti jejak serupa, meski melalui jalur yang tidak resmi.

Tak sedikit pula yang memilih menggunakan jasa calo karena menganggap proses penempatan resmi terlalu lama dan rumit.

Padahal, keberangkatan secara ilegal justru membuka risiko yang jauh lebih besar, mulai dari penipuan, eksploitasi tenaga kerja, kekerasan, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Pekerja migran ilegal juga rentan kehilangan perlindungan hukum karena tidak tercatat dalam sistem pemerintah.

Pemerintah Ingatkan Gunakan Jalur Resmi

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan masyarakat harus berangkat melalui jalur resmi agar memperoleh perlindungan hukum serta pelatihan sebelum bekerja di negara tujuan.

Senada, Menteri Luar Negeri Sugiono mengingatkan masyarakat agar tidak berangkat tanpa visa kerja yang sah.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta pemerintah pusat dan daerah memperketat pengawasan di titik-titik keberangkatan yang selama ini menjadi jalur keluar pekerja migran ilegal.

Menurutnya, pengawasan di pelabuhan, bandara, hingga jalur-jalur tidak resmi harus diperkuat agar praktik pengiriman PMI ilegal dapat ditekan.

Kenali Modus Penipuan

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai tawaran kerja ke luar negeri yang menjanjikan proses cepat dan gaji tinggi.

Umumnya, perekrut ilegal tidak meminta dokumen secara lengkap, tidak memberikan pelatihan, menggunakan visa kunjungan alih-alih visa kerja, hingga menawarkan keberangkatan tanpa biaya dengan skema potong gaji.

Divisi Humas Polri mengimbau masyarakat menerapkan prinsip 3M sebelum menerima tawaran bekerja di luar negeri, yaitu:

  • Meriset legalitas perusahaan melalui BP2MI atau Dinas Ketenagakerjaan.
  • Menanyakan informasi kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, atau kepolisian setempat.
  • Menolak menyerahkan dokumen asli kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan.

Kepulangan ratusan PMI dalam kondisi meninggal dunia menjadi pengingat bahwa bekerja melalui jalur ilegal memiliki konsekuensi yang sangat besar. Pemerintah dituntut memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jaringan perekrut ilegal, sementara masyarakat diharapkan lebih teliti dan mengikuti prosedur resmi agar memperoleh perlindungan selama bekerja di luar negeri.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Komisi IX DPR# Perlindungan PMI# PMI IlegalBP2MICalo tenaga kerjaImigrasiJalur non-proseduralKementerian P2MIMigrasi amanMukhtarudinPekerja migran bermasalahPekerja Migran IndonesiaPMITPPOVisa kerja
Previous Post

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi Program MBG

Next Post

IHSG Berpeluang Lanjut Reli, Asing Masih Borong Saham Unggulan

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
IHSG Berpeluang Lanjut Reli, Asing Masih Borong Saham Unggulan

IHSG Berpeluang Lanjut Reli, Asing Masih Borong Saham Unggulan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Kasus Diabetes Meningkat di Usia Muda, Pemerintah Rancang Label Gula Tinggi

73 Persen Penderita Diabetes di Indonesia Belum Terdiagnosis, Mengapa Deteksi Dini Masih Tertinggal?

23 Juli 2026
KPAI: Ancaman Anak Kini Bergeser ke Ruang Digital, Perlindungan Harus Berbasis Pencegaha

KPAI: Ancaman Anak Kini Bergeser ke Ruang Digital, Perlindungan Harus Berbasis Pencegaha

23 Juli 2026
Dukung Ekstensifikasi Sawit PTPN IV, Krisantus Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi

Dukung Ekstensifikasi Sawit PTPN IV, Krisantus Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi

23 Juli 2026
Inflasi Kalbar Terkendali, Gubernur Ria Norsan Minta Daerah Waspadai Risiko Semester II

Inflasi Kalbar Terkendali, Gubernur Ria Norsan Minta Daerah Waspadai Risiko Semester II

22 Juli 2026

Recent News

Kasus Diabetes Meningkat di Usia Muda, Pemerintah Rancang Label Gula Tinggi

73 Persen Penderita Diabetes di Indonesia Belum Terdiagnosis, Mengapa Deteksi Dini Masih Tertinggal?

23 Juli 2026
KPAI: Ancaman Anak Kini Bergeser ke Ruang Digital, Perlindungan Harus Berbasis Pencegaha

KPAI: Ancaman Anak Kini Bergeser ke Ruang Digital, Perlindungan Harus Berbasis Pencegaha

23 Juli 2026
Dukung Ekstensifikasi Sawit PTPN IV, Krisantus Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi

Dukung Ekstensifikasi Sawit PTPN IV, Krisantus Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi

23 Juli 2026
Inflasi Kalbar Terkendali, Gubernur Ria Norsan Minta Daerah Waspadai Risiko Semester II

Inflasi Kalbar Terkendali, Gubernur Ria Norsan Minta Daerah Waspadai Risiko Semester II

22 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development