triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau SMK Negeri 1 Ketapang untuk melihat langsung pelaksanaan pendidikan vokasi yang diproyeksikan menjadi penopang kebutuhan tenaga kerja terampil di daerah, Senin (17/11/2025).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur mengapresiasi tiga program keahlian yang menjadi unggulan sekolah, yakni Farmasi, Kuliner dan Tata Boga, serta Perhotelan.
Ia menyebut jurusan-jurusan tersebut selama ini terbukti melahirkan lulusan yang cepat terserap industri, terutama di sektor kesehatan, jasa boga, dan industri perhotelan.
“Sekolah vokasi harus terus diperkuat. Kita perlu lebih banyak lembaga pendidikan yang menyiapkan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai,” ujar Ria Norsan.
Ia menekankan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi kunci agar lulusan mampu bersaing, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Menurutnya, tenaga kerja yang tidak tersertifikasi akan memiliki peluang kerja yang lebih terbatas.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menggarisbawahi tantangan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar. Berdasarkan data, sekitar seperempat penduduk Kalbar tidak menamatkan pendidikan SMA.
Karena itu, ia mengapresiasi SMK Negeri 1 Ketapang yang bekerja sama dengan perusahaan dalam menyediakan Program Paket A, B, dan C bagi masyarakat.
Saat ini, IPM Kalbar naik dari 71,19 menjadi 72,09. Ria Norsan berharap keberadaan sekolah vokasi seperti SMK Negeri 1 Ketapang dapat menjadi penggerak peningkatan kualitas SDM di provinsi tersebut.











