Senin, 1 Juni 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Tarif Dagang AS Berpotensi Tekan Pertumbuhan Ekonomi RI

Sri Mulyani Wanti-wanti Dampak Tarif AS ke RAPBN 2026

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
9 Juli 2025
in Ekonomi, Headline, Internasional, National, Sorotan
0
Tarif Dagang AS Berpotensi Tekan Pertumbuhan Ekonomi RI

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati bertemu Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent (Instagram.com)

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa kebijakan tarif dagang sebesar 32 persen yang diberlakukan Amerika Serikat berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025.

Pernyataan itu disampaikan Sri Mulyani saat rapat kerja bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, Rabu (9/7/2025). Menurut dia, tekanan global seperti tarif tinggi dari AS akan menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam menyusun proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026.

Related posts

Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

1 Juni 2026
Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026

Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026

1 Juni 2026

“Mungkin dampaknya terutama pada growth (pertumbuhan ekonomi), ya,” ujar Sri Mulyani menanggapi pertanyaan Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi.

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan kisaran target pertumbuhan ekonomi dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026 sebesar 5,2 persen hingga 5,8 persen. Namun, dengan munculnya kebijakan tarif impor dari AS, Sri Mulyani menyebut target tersebut bisa berubah.

“Untuk growth itu kita range-nya cukup lebar 5,2 sampai 5,8 persen, jadi kami akan lihat,” kata Sri Mulyani. Ia menambahkan, Bank Indonesia bahkan memperkirakan pertumbuhan yang lebih rendah, yakni di kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen.

Kementerian Keuangan, lanjutnya, akan terus memantau dinamika global terkini untuk mengkalibrasi ulang asumsi makro ekonomi yang akan dituangkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Menurut Sri Mulyani, dalam situasi ketidakpastian global seperti sekarang, penting bagi pemerintah menjaga keseimbangan antara sikap realistis dan optimisme dalam menyusun kebijakan fiskal.

Dampak Global Meluas

Ancaman perlambatan ekonomi akibat kebijakan tarif tinggi tidak hanya dirasakan oleh Indonesia. Lembaga-lembaga internasional pun telah merevisi proyeksi ekonomi global.

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia hanya mencapai 2,8 persen pada 2025 dan 3 persen pada 2026. Sementara itu, Bank Dunia bahkan memperkirakan pertumbuhan global sebesar 2,3 persen pada 2025 dan 2,4 persen pada 2026.

Kebijakan tarif 32 persen yang digagas Presiden AS Donald Trump ini dinilai akan berdampak secara sistemik pada perdagangan internasional dan rantai pasok global. Indonesia, sebagai bagian dari ekonomi terbuka, juga berisiko terdampak langsung.

Langkah Mitigasi

Pemerintah Indonesia diharapkan mampu merumuskan strategi fiskal dan moneter yang adaptif untuk merespons gejolak tersebut. Konsistensi dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta memperkuat pasar domestik akan menjadi kunci dalam menghadapi tekanan eksternal.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # ketidakpastian globalBank DuniaDampak ekonomi globalDonald TrumpIMFkebijakan fiskalKementerian KeuanganPertumbuhan Ekonomi IndonesiaProyeksi ekonomi 2026RAPBN 2026Sri MulyaniStrategi mitigasiTarif dagang Amerika Serikat
Previous Post

Satgas Hutan Bergerak: Ilegal Dibabat, Negara Diuntungkan

Next Post

Indef Sindir Target Ekonomi 2026: APBN Tak Lagi Sehat

Next Post
Indef Sindir Target Ekonomi 2026: APBN Tak Lagi Sehat

Indef Sindir Target Ekonomi 2026: APBN Tak Lagi Sehat

Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

1 Juni 2026
Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026

Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026

1 Juni 2026
Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

1 Juni 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri
  • Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026
  • Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

1 Juni 2026
Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026

Kasus Kuota Haji Gus Yaqut Akan Digelar usai Musim Haji 2026

1 Juni 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600