Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Internasional

Akhirnya Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
26 Maret 2025
in Internasional
0
Akhirnya Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

Bendera Rusia dan Ukraina bentuk hati (x.com)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Amerika Serikat berhasil menengahi perjanjian terpisah dengan Ukraina dan Rusia pada hari Selasa untuk menjamin keamanan navigasi di Laut Hitam serta melarang serangan terhadap fasilitas energi masing-masing negara.

Kesepakatan ini dianggap sebagai langkah signifikan menuju gencatan senjata yang lebih luas dalam konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Perjanjian yang dicapai di Arab Saudi ini merupakan hasil dari inisiatif Presiden AS Donald Trump, yang telah menggeser kebijakan Washington dari mendukung penuh Kyiv menjadi lebih netral dengan tujuan mendamaikan kedua pihak.

Jika terlaksana, kesepakatan ini akan menjadi titik terang pertama menuju perundingan damai yang diharapkan dapat mengakhiri perang.

 

Detail Kesepakatan

Berdasarkan perjanjian tersebut, Rusia dan Ukraina sepakat untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi masing-masing.

Rusia, yang kerap menargetkan jaringan listrik Ukraina dengan rudal dan drone, serta Ukraina, yang membalas dengan serangan terhadap fasilitas minyak dan gas Rusia, kini akan menahan diri demi stabilitas regional.

Selain itu, navigasi aman di Laut Hitam akan dipastikan, membuka peluang pemulihan ekspor biji-bijian Ukraina dan pertanian Rusia tanpa ancaman blokade.

Sebagai imbalan, Washington berjanji membantu Rusia memulihkan akses ke pasar global untuk ekspor pertanian dan pupuk, yang kemungkinan melibatkan pelonggaran beberapa sanksi ekonomi.

Ukraina, di sisi lain, akan memantau ketat pergerakan kapal militer Rusia di Laut Hitam, dengan Menteri Pertahanan Rustem Umerov menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan dianggap sebagai ancaman yang memicu hak bela diri Kyiv.

 

Tanggapan Pihak Terkait

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut kesepakatan ini dengan hati-hati.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)

“Jika Rusia melanggar perjanjian ini, saya akan langsung bertanya kepada Presiden Trump. Pelanggaran adalah bukti kami butuh sanksi dan senjata lebih banyak.” kata Presiden Zelenskyy dalam konferensi pers di Kyiv.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan perlunya jaminan tegas dari Washington.

“Pengalaman buruk dengan Kyiv membuat kami hanya percaya pada perintah langsung dari AS kepada Zelenskyy,” ujarnya.

 

Latar Belakang dan Tantangan

Kesepakatan ini menyusul panggilan telepon Trump dengan Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin minggu lalu.

Meski Ukraina menerima usulan gencatan senjata 30 hari, Putin menolaknya, memilih pendekatan bertahap seperti yang kini disepakati.

Trump, yang berkampanye dengan janji mengakhiri perang secepat mungkin, tampaknya juga ingin memanfaatkan momen ini untuk membuka hubungan bisnis dengan Rusia.

Namun, kekhawatiran muncul di kalangan sekutu Ukraina di Eropa.

Mereka takut Trump akan mengorbankan kepentingan Kyiv demi kesepakatan cepat dengan Moskow, termasuk menekan Ukraina untuk meninggalkan ambisi NATO dan menyerahkan wilayah yang diklaim Rusia—tuntutan yang ditolak mentah-mentah oleh Kyiv sebagai bentuk kapitulasi.

 

Dampak dan Harapan

Perjanjian ini menandai perubahan dinamika perang yang sebelumnya didominasi oleh pertempuran darat dan blokade laut.

Sejak 2023, Ukraina berhasil memukul mundur angkatan laut Rusia dari Laut Hitam bagian timur dan membuka kembali pelabuhannya, meskipun perjanjian pengiriman biji-bijian yang ditengahi PBB telah runtuh.

Kini, dengan jaminan AS, kedua negara berharap stabilitas ekonomi dan keamanan dapat tercapai, meski kepercayaan penuh terhadap pelaksanaan kesepakatan masih dipertanyakan.

Washington akan memainkan peran kunci sebagai penjamin, sebuah tanggung jawab yang diakui oleh kedua belah pihak.

Dunia kini menanti apakah langkah ini benar-benar menjadi batu loncatan menuju perdamaian atau justru membuka babak baru ketegangan di kawasan.

Sumber: Suara.com

 

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: infrastruktur energilaut hitamRusia dan Ukraina
Previous Post

Paparan LKPJ Bupati Kapuas Hulu TA 2024

Next Post

Krisis Kemanusiaan Makin Parah di Gaza, Korban Tewas Bertambah 23 Jiwa

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Krisis Kemanusiaan Makin Parah di Gaza, Korban Tewas Bertambah 23 Jiwa

Krisis Kemanusiaan Makin Parah di Gaza, Korban Tewas Bertambah 23 Jiwa

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

17 Juli 2026
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026
Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

17 Juli 2026
DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

17 Juli 2026

Recent News

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

17 Juli 2026
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026
Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

17 Juli 2026
DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

17 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development