triggernetmedia.com – Turki akan melakukan segala cara untuk membawa pelanggaran HAM kemudian kejahatan perang yang mana dimaksud dijalani Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC), kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Erdogan mengatakan bahwa Netanyahu bukan lagi seseorang yang tersebut dimaksud dapat diajak bicara. Karena itu, Turki telah dilakukan lama memutus hubungannya dengan PM Israel itu.
Erdogan mengeluarkan pernyataan itu dalam tempat hadapan para wartawan pada dalam pesawat kepresidenan sepulang dari Kazakhstan, setelah menghadiri pertemuan puncak Organisasi Negara-Negara Turki.
Dia mengatakan Netanyahu telah dilakukan lama kehilangan dukungan dari rakyat Israel. Menurutnya, perdana menteri Israel itu ingin menggalang dukungan untuk melanjutkan serangan terhadap Palestina dengan menggunakan retorika agama.
“Saya sudah mengatakan sesuatu dalam pidato saya dalam aksi menggalang Palestina. Saya mengumumkan bahwa kami akan mengupayakan inisiatif yang dimaksud dimaksud akan membawa pelanggaran hak asasi manusia juga kejahatan perang Israel ke Mahkamah Pidana Internasional,” ujarnya.
“Otoritas-otoritas terkait kami, terutama kementerian luar negeri, akan melaksanakan pekerjaan ini,” lanjutnya.
Erdogan juga mengatakan Ankara “siap bertindak sebagai negara penjamin bagi Gaza” setelah pertempuran ini. Dia juga menegaskan kembali dukungan Turki bagi rakyat Gaza pada dalam tengah agresi Israel yang dimaksud terus berlanjut.
Tentara Israel sudah memperluas serangannya melalui udara kemudian darat di Jalur Gaza, yang hal tersebut sudah pernah lama menjadi sasaran serangan udara tanpa henti sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023.
Sedikitnya 9.227 warga Palestina, sebagian besar anak-anak lalu perempuan, meninggal dalam serangan Israel sejak saat itu, sementara total agregat korban jiwa pada Israel sudah diimplementasikan mencapai 1.500 orang, menurut hitungan resmi pemerintah.
Pengepungan Israel di dalam dalam Jalur Gaza juga sudah pernah menyebabkan pasokan kebutuhan pokok bagi 2,3 jt penduduk Gaza semakin tipis.
Sumber: ANTARA




