Triggerntmedia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontiank, di bawah kepemimpinan Wali Kota Edi Rusdi Kamtono dan Wakil Wali Kota, Bahasan, meraih prestasi yang membanggakan dalam penilaian kinerja yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat. Dalam penilaian ini, Pemkot Pontianak berhasil meraih skor 91,10 persen, dengan kategori “Sangat Baik.”
Penilaian kinerja Pemkot Pontianak mencakup tiga aspek utama, yaitu kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah, dan pelayanan umum.
Hasil yang sangat baik ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen Pemkot Pontianak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada warganya.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Pontianak atas prestasi tersebut. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi selama masa jabatannya, terutama dalam menghadapi dampak pandemi.
Meskipun situasi tidak mudah, semangat dan komitmen para pegawai Pemkot Pontianak tetap tinggi dalam melayani masyarakat.
“Ke depan perlu adanya peningkatan kualitas pengumpulan data dan analisis dari pengolahan data itu sendiri terhadap potensi dan kemampuan Pemkot Pontianak baik dari sisi anggaran dan sumber daya manusia,” ungkapnya usai ekspose nilai menjelang akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, di Ruang Pontive Center, Rabu (1/11).
Dalam kurun waktu yang relatif singkat, yaitu kurang dari dua tahun, Edi dan Bahasan telah menghadapi banyak perubahan administrasi dan pelaksanaan kinerja sebagai akibat dari pandemi.
Namun, mereka berhasil mengubah tantangan ini menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan daerah. Edi yakin bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pontianak semakin kompeten dalam mengatasi berbagai tantangan.
Mereka juga telah berhasil mencapai target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mereka. Bahkan, beberapa target bahkan terlampaui.
“RPJMD yang kita tetapkan semuanya sudah tercapai, bahkan di antaranya melebihi target. Evaluasi kami selanjutnya adalah menyesuaikan penyusunan RPJMD dengan pedoman yang diberikan Peraturan Menteri Dalam Negeri,” katanya.
Efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program kerja tetap menjadi fokus perhatian. Pemkot Pontianak akan terus melakukan perbaikan untuk memenuhi indikator penilaian yang semakin berat setiap tahun, yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.



