Triggerntmedia.com –Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, secara resmi membuka kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Emergency Medical Team (EMT) Dalam Penanggulangan Krisis Kesehatan (Health Security). Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan berlangsung di Aula Bright Hotel Harris Pontianak, Rabu (1/11).
Dalam sambutannya, Pj. Gubernur mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan dengan tujuan utama untuk mendorong dan meningkatkan kemampuan kompetensi petugas emergency dalam menghadapi berbagai jenis bencana.
“Kegiatan ini kita perlukan karena memang Kalimantan Barat termasuk daerah yang rawan bencana. Kalau musim hujan kita bencana banjir, musim kemarau kita kebakaran lahan dan hutan (asapnya) dan banyak lagi sebenarnya bencana lainnya,” ungkap Harisson.
Harisson berharap bahwa petugas emergency akan menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat yang terkena musibah.
Ia menekankan pentingnya kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Dalam pandangannya, negara harus selalu hadir dan siap memberikan bantuan dalam setiap kesusahan yang dihadapi oleh masyarakat.
Pj. Gubernur juga menekankan bahwa tim kesehatan harus turut serta dalam memberikan pertolongan saat terjadi bencana.
“Sebenarnya saat terjadi bencana, Tim-Tim Kesehatan maupun Tim Emergency sudah hadir, tinggal bagaimana meningkatkan kapasitas mereka dan kemampuan mereka,” jelasnya mengakhiri wawancaranya.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rakhmad Ramadhanjaya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, serta perwakilan dari Provinsi Lampung dan Provinsi Papua Selatan.



