triggernetmedia.com – Pj. Bupati Landak, Samuel hadir dalam acara peluncuran Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) Online dalam rangka integrasi pengelolaan dan pengawasan keuangan desa, yang dikenal dengan nama Amadeus. Acara ini berlangsung di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Selasa (24/10).
Dalam sambutannya, Samuel menekankan pentingnya sumber pendapatan desa sebagai faktor kunci untuk mendukung penyelenggaraan kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berbasis desa.
Ia menjelaskan bahwa sumber pendapatan desa terdiri dari dana transfer, pendapatan asli desa, dan pendapatan lainnya yang sah.
“Keuangan desa tersebut diharapkan dikelola oleh Pemerintah Desa secara transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran karena dengan pengelolaan yang baik akan memberikan hasil yang signifikan dalam mendukung penyelenggaraan kewenangan desa berdasarkan hak asal usul maupun kewenangan lokal berskala desa,” jelas Samuel.
Siskeudes adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Aplikasi ini wajib digunakan oleh seluruh desa di Indonesia berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 143/8350/BPD tanggal 27 November 2015. Penggunaannya diterapkan secara bertahap, dan Kabupaten Landak merencanakan untuk mengimplementasikan Siskeudes Online pada tahun anggaran 2024.
Samuel juga menjelaskan tentang aplikasi Siswaskeudes, yang dikembangkan oleh Kemendagri untuk mendukung pengawasan pengelolaan keuangan desa.
Siswaskeudes bertujuan untuk melakukan pemeriksaan atas pengelolaan keuangan desa dengan pendekatan berbasis risiko dan teknik audit berbantuan komputer.
“Dengan Siswaskeudes, dapat ditentukan peringkat Desa berdasarkan faktor risiko keuangan dan non keuangan, selanjutnya baru dilakukan audit mendalam atas desa yang paling beresiko,” tukas Samuel.
Integrasi antara Siskeudes dan Siswaskeudes menjadi sangat penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang efektif dan efisien.
Ini akan membantu Pemerintah Desa dalam melaporkan realisasi kegiatan dan anggaran secara aktual dan dapat dibaca sebagai laporan waktu nyata dalam Siswaskeudes untuk menentukan prioritas audit berbasis risiko dengan cara yang efisien.
Samuel juga menekankan pentingnya dukungan dan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Landak, Pemerintah Desa, dan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) dalam mengimplementasikan Siskeudes berbasis online.
Ia berharap bahwa dengan penerapan Siskeudes Online, desa dapat lebih disiplin dalam melaksanakan tahapan pembangunan, menghindari keterlambatan dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan.
Akhirnya, Samuel berterima kasih kepada Kepala Desa, pejabat Pemerintah Desa, dan Perangkat Daerah terkait atas peran mereka dalam memastikan kesuksesan penerapan Siskeudes Online dan integrasi dengan Siswaskeudes.
“Kepada Perangkat Daerah terkait, saya berharap untuk terus melakukan tugas pembinaan, dengan mengoptimalkan fungsi sumber daya yang ada,” tutup Samuel.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga terkait, termasuk Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Landak, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Landak, Inspektur Kabupaten Landak, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak, Kepala BPKAD Kabupaten Landak, Kepala DISKOMINFO Kabupaten Landak, Kepala BPPD Kabupaten Landak, Camat se-Kabupaten Landak, Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Landak, serta Kepala Desa se-Kabupaten Landak.





