triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menilai ajang balap motor dapat menjadi sarana positif untuk menyalurkan minat generasi muda di bidang otomotif sekaligus mencari bibit pembalap potensial dari Kalimantan Barat.
Hal itu disampaikan Bahasan saat membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Motor Seri 1 Kalimantan Barat 2026 di Sirkuit GOR Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Minggu (24/5/2026).
Menurut Bahasan, pembalap tidak hanya dituntut mengejar kemenangan di lintasan, tetapi juga menjunjung disiplin dan keselamatan.
“Juara sejati bukan hanya yang tercepat di lintasan, tetapi juga yang menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan,” kata Bahasan.
Ia juga meminta para pembalap menjadi contoh bagi masyarakat dengan menunjukkan sikap tertib, baik di arena balap maupun di jalan raya.
Selain aspek olahraga, Bahasan menilai penyelenggaraan balap motor turut memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, hingga jasa.
“Ini bentuk kolaborasi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang ingin terus kita dorong di Kota Pontianak,” ujarnya.
Ia berharap ke depan Pontianak dapat memiliki sirkuit permanen agar penyelenggaraan agenda otomotif lebih siap dan tertata.
Bahasan juga mengajak masyarakat menjadikan ajang tersebut sebagai hiburan positif dengan tetap menjaga ketertiban selama perlombaan berlangsung.



