triggernetmedia.com – Pelayanan publik Kota Pontianak mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Pada 2025, Kota Pontianak meraih nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 4,71 atau kategori A, menempati peringkat ketujuh nasional dan peringkat pertama kabupaten/kota se-Kalimantan.
Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 4,35 atau kategori A-, dengan posisi peringkat ke-43 nasional.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, peningkatan nilai indeks merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran pemerintah kota dalam membenahi pelayanan publik secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, mulai dari perencanaan kebijakan, pelaksanaan di lapangan, hingga evaluasi pelayanan yang terus dilakukan,” ujar Edi, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Edi, Pemerintah Kota Pontianak secara konsisten mendorong transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi layanan, penyederhanaan prosedur, serta peningkatan integritas dan profesionalisme aparatur. Upaya tersebut bertujuan memangkas birokrasi yang berbelit dan memastikan layanan menjadi lebih cepat, mudah, serta transparan.
Selain itu, penguatan standar pelayanan juga dilakukan di seluruh unit pelayanan publik, mulai dari tingkat dinas, kecamatan, hingga kelurahan. Standar tersebut mencakup kepastian waktu, biaya, serta mekanisme pengaduan masyarakat yang mudah diakses dan ditindaklanjuti.
“Pelayanan publik tidak hanya soal administrasi, tetapi juga budaya melayani. ASN harus ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” katanya.
Edi menambahkan, penilaian IPP dilakukan secara komprehensif, meliputi kebijakan pelayanan, kelembagaan, profesionalisme sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sarana dan prasarana, serta pengelolaan pengaduan.
Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi memberikan masukan dan pengawasan.




