triggernetmedia.com, Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjalin kerja sama dengan PT Win Global Solusitama (WGS) dalam sistem pembayaran Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN). Melalui skema ini, proses payroll akan dilakukan melalui bank mitra yang ditunjuk WGS, salah satunya Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, mengatakan bahwa lebih dari 5.000 ASN akan beralih secara bertahap ke sistem baru ini. Dimulai dari ASN yang bertugas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), seluruh proses pengalihan ditargetkan berjalan efisien dan transparan.
“Kerja sama ini memastikan bahwa TPP ASN diterima secara utuh tanpa potongan. Selain itu, WGS juga menawarkan berbagai manfaat sosial yang selaras dengan nilai-nilai kesejahteraan ASN,” ujar Yusran usai pembukaan rekening ASN Kubu Raya di Kantor Bupati, Selasa (8/7/2025).
Salah satu manfaat yang ditawarkan adalah program sosial serupa corporate social responsibility (CSR), yang mencakup fasilitas untuk ibadah umrah dan wisata rohani bagi ASN, baik muslim maupun nonmuslim.
CEO PT Win Global Solusitama, Hendra Firmansyah, menjelaskan bahwa program CSR akan disesuaikan dengan jumlah ASN dan total nilai transaksi yang dikelola setiap bulan.
“Dana CSR akan kami salurkan secara rutin tiap bulan dan diarahkan untuk mendukung program-program sosial dan pembangunan di Kubu Raya. Ini juga akan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
Pembayaran TPP nantinya akan disalurkan melalui BSI. Sejumlah ASN telah mulai membuka rekening di bank tersebut sebagai langkah awal implementasi kerja sama.
Branch Manager BSI Pontianak, Mohamad Fajar, menegaskan bahwa BSI berkomitmen memberikan pelayanan cepat dan lengkap. Mulai dari pembukaan rekening dalam waktu maksimal dua hari, hingga pembiayaan untuk kebutuhan ASN seperti modal usaha, kendaraan, pertanian, hingga ibadah keagamaan.
“Dengan jaringan di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, ASN bisa bertransaksi dengan mudah di mana saja,” jelas Fajar.
Pemkab Kubu Raya berharap skema ini tak hanya mempermudah pengelolaan keuangan ASN, tetapi juga membawa manfaat ekonomi dan sosial yang nyata bagi pegawai dan masyarakat luas.











