triggernetmedia.com – Produsen smartphone asal China, seperti Xiaomi dan Huawei, sedang mengambil langkah besar untuk meninggalkan ketergantungan pada Android dan mengembangkan sistem operasi mereka sendiri.
Dilansir dari berbagai sumber, Xiaomi baru-baru ini meluncurkan HyperOS, yang meskipun masih bergantung pada Android, menawarkan pengalaman yang semakin mandiri dengan integrasi produk mulai dari ponsel hingga peralatan rumah pintar di bawah satu sistem operasi yang menggabungkan Android dan IoT Xiaomi.
Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan kehidupan pengguna dalam menjelajahi produk Xiaomi.
Huawei, di sisi lain, telah mencapai tingkat keberhasilan yang signifikan dengan HarmonyOS-nya yang benar-benar mandiri dan lepas dari ekosistem Google, setelah menghadapi sanksi keras dari Amerika Serikat.
Saat ini, lebih dari 700 juta perangkat sudah berjalan dengan HarmonyOS, menunjukkan ambisi kuat Huawei untuk memperluas adopsi sistem operasinya.





