triggernetmedia.com – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, bersama Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, serta perangkat daerah terkait, menyelenggarakan Rapat Pembahasan Rencana Kerja Sama di Ruang Praja 1 Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (18/10).
Tujuan utama rapat ini adalah untuk merumuskan upaya penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Harisson memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah diambil oleh PKK Kalimantan Barat yang telah bersinergi dengan stakeholder terkait untuk memperkuat pembinaan di posyandu-posyandu.
“Jangan hanya ketika ada kunjungan – kunjungan kerja saja, tapi kita harus bersama – sama agar gerakan ini berkesinambungan dan ini tidak bisa kita kerjakan sendiri. Maksud saya kita mengkampanyekan makanan yang bergizi itu,” ungkapnya.
Harisson juga menyoroti pentingnya pencegahan kemiskinan melalui peningkatan pengetahuan ibu-ibu tentang pemberian asupan gizi yang cukup kepada anak-anak mereka.
Menurutnya, pemahaman tentang gizi yang baik untuk pertumbuhan otak anak adalah kunci untuk mengatasi stunting.
“kesimpulannya itu adalah pengetahuan ibu – ibu tentang pola asuh, pentingnya gizi dengan bagaimana pemberian gizi kepada anak dan itulah tugas kita,” terangnya.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Harisson juga mengajak PKK dan Dharma Wanita untuk bekerja sama dengan organisasi wanita lainnya dalam upaya penanganan stunting di Kalimantan Barat.
Beliau menekankan bahwa upaya ini memerlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk ibu-ibu dari organisasi lain seperti Persit dan Bhayangkari.










