triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak tahun 2020-2024.
“Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa terhadap perekonomian masyarakat. Hal ini merupakan tantangan berat dalam upaya mengentaskan kemiskinan yang mana dalam RPJMD 2024 tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 4,60 persen.” katanya usai rapat koordinasi (rakor) penanggulangan kemiskinan daerah Kota Pontianak di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa (21/9).
Untuk itu, sambungnya, data penduduk miskin mesti diperbaharui. Penambahan jumlah penduduk miskin akibat pandemi harus dimasukkan dalam data terkini,
“Data penduduk miskin diperlukan terkait program jaring pengaman sosial yang digulirkan,” ujar Bahasan.
Bahaan menyebut, upaya Pemkot Pontianak dalam pengentasan kemiskinan melalui Program Penanggulangan Kemiskinan mencakup empat bidang, yakni bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
“Kita minta seluruh OPD dapat bekerjasama serta saling bahu membahu agar program tersebut berhasil dan target menurunkan angka kemiskinan tercapai,” harapnya.
Bahasan menegaskan, rakor penanggulangan kemiskinan ini dalam rangka meningkatkan fokus program-program tersebut agar lebih efektif dan tepat sasaran. Ia berharap kelompok masyarakat yang tidak terjangkau dan tidak mampu mengakses kegiatan produktif yang bersifat formal maupun masyarakat yang masih berada di bawah garis kemiskinan dapat lebih diperhatikan dan terbantu.
“Sehingga kegiatan pembangunan dapat mereka rasakan manfaatnya,” katanya.
Pewarta : Dhesta
Editor : Ariz











