triggernetmedia.com – Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar Edih Mulyadi mengatakan, telah mendapatkan informasi langsung dari Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji soal kondisi terkini terkait penyerapan berbagai dana TKDD baik itu dana desa, DAK fisik, maupun dana BOS.
“Tak hanya itu, tadi juga saya sampaikan bahwa kami setiap tiga bulan menerbitkan kajian fiskal regional. Nah, untuk tahun 2020 ada kerjaan fiskal tahunan. Di tahun ini yang akan kita diseminasikan dan Pak Gubernur kami minta untuk menjadi keynote speech pada acara nanti. Karena kajian fiskal regional yang akan kami tampilkan itu merupakan rangkuman dari regional di Kalimantan Barat,” ujarnya usai beraudiensi dengan Gubernur Sutarmidji, di Ruang Kerjanya, Kamis (1/4/2021).
Edih Mulyadi menjelaskan, dari hasil itu maka akan terlihat sejauh mana penyerapan dana tersebut hingga dampak dari perekonomian di Kalimantan.
“Alhamdulillah bapak Gubernur sangat mendukung dengan beberapa hal yang kami lakukan, karena kami berkomitmen diperbendaharaan sebagai achiev ekonomi di wilayah Kalimantan Barat,” jelasnya.
Edih menegaskan, sebagai perpanjangan Kementerian Keuangan di Kalimantan Barat, tentu saja pihaknya diminta untuk memberikan masukan-masukan bagi pemerintah daerah.
“Sebagaimana di daerah itu bisa bersinergi dengan kami, karena kalau kita lihat ketergantungan daerah itu kan relatif tinggi. Artinya, hampir 70 persen secara keseluruhan dana yang dibelanjakan di daerah itu berasal dari pemerintah pusat, baik itu dana yang datang ke daerah merupakan satuan kerja dari pusat, atau memang dana transfer berupa TKDD seperti, DAU, DAK, dan dana Desa,” tutupnya.(*)
