Dukung Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

  • Bagikan
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Landak mendukung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam gerakan diversifikasi pangan lokal. Kegiatan yang dilaksanakan secara online ini dihadiri oleh Anem Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Ketua TP PKK Kabupaten Landak, Dinas Pertanian, Dinsos P3AKB, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, Polres Landak, serta Danyonarmed 16/ Komposit.

Menteri Pertanian memaparkan bahwa sektor pertanian akan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan ekonomi rakyat serta memulihkan ekonomi nasional usai dilanda Pandemi COVID-19.

“Saya sudah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri supaya produk UMKM non beras yang layak akan kita dorong ekspor,” paparnya pada kegiatan ekspose pangan lokal UMKM di halaman Gedung PIA Kementan, Rabu (19/8/2020).

Baca juga  Pemkab Landak Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Anggota BPD

Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Anem menjelaskan bahwa untuk menggerakan konsumsi pangan lokal memang diperlukan sosialisasi yang tinggi supaya program ini berjalan.

“Masalah konsumsi pangan lokal ini sebenarnya cukup mudah kita laksanakan, tetapi karena tidak terbiasa maka hal ini kurang dikenal,” ucap Anem.

Dalam virtual tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan sudah saatnya mengubah pandangan masyarakat terhadap pangan lokal yang dinilai tidak menguntungkan.

“Sekitar 97 persen masyarakat jawa timur makanan pokoknya masih nasi, kalau makan selain nasi masyarakat dinilai belum sejahtera. Perspektif seperti ini yang harus diubah seolah-olah kalau belum makan nasi standar kesejahteraan kita belum tercapai,” katanya.

Baca juga  Gubernur Nyatakan Sekolah Dibuka 1 Agustus, Bupati Landak Tinjau Kesiapan Sekolah

Terpisah, Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak secara penuh mendukung program dari Kementan tersebut.

“Kita pastinya sangat mendukung program kementan, bahkan saat ini kita sedang menjalankan program yang dicanangkan beberapa bulan lalu,” kata Karolin, Kamis (19/8/2020).

Karolin menegaskan, untuk disversifikasi pangan lokal maka diperlukan kerja sama lintas sektor supaya pelaksanaanya efektif.

“Mengingat ini merupakan upaya dalam memulihkan ekonomi nasional, maka perlu kerja sama lintas sektor agar perekonomian dimasing-masing wilayah segera teratasi,” timpalnya.

Dek I Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *