banner 468x60 banner 468x60

Pemirsa di Kalbar Sentil PAW Dirut TVRI Yang Baru

Trigger Netmedia - 29 Mei 2020
Pemirsa di Kalbar Sentil PAW Dirut TVRI Yang Baru
(Foto Istimewa). - ()

triggernetmedia.com – Ketua Komunitas pecinta TVRI Kalimantan Barat, Herman Hofi Munawar mengaku tak habis pikir atas dilantiknya Imam Brotoseno sebagai Dirut LPP TVRI Pengangganti Antar Waktu (PAW) oleh Dewan Pengawas TVRI. Menurutnya, meski dianggap sudah malang melintang di industri pers, dan kapasitasnya sebagai sineas maupun dunia periklanan di Indonesia.

“Tentu saja Imam Brotoseno itu layak dipertanyakan, mengapa bisa terpilih sebagai Direksi TVRI, mengingat sebelumnya yang bersangkutan aktif sebagai buzzer dengan melakukan tweet yang dinilai kurang etis, dan sekarang justru mulus memimpin LPP TVRI. Apalagi yang bersangkutan ini diketahui publik memiliki rekam jejak sebagai kontributor majalah playboy, yang tak sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa kita,” ungkap Herman Hofi Munawar, Jumat (29/5/2020).

Tweet Mantan Menkominfo, Tifatul Sembiring terhadap rekam jejak Imam Brotoseno.

Jejak digital yang trending disorot warganet terkait Imam Brotoseno.

Pelantikan Imam Brotoseno oleh Dewan Pengawas, sebut Herman, dinilai sangat melecehkan publik yang sejatinya sebagai pemilik lembaga penyiaran publik itu sendiri.

“Dewas TVRI harusnya melakukan cek dan ricek sebelum memutuskan, jangan sampai proses pelantikan dia (Imam Brotoseno-red) ini terkesan memiliki indikasi lain. Mengingat nyatanya memang sejauh ini adanya perseteruan antar Dewas TVRI dengan direksi TVRI yang lama,” ujar Herman Hofi Munawar.

Mantan anggota DPRD Kota Pontianak ini pun menilai, dari rekam jejak Imam Brotoseno seharusnya tidak layak untuk diangkat menjadi pejabat direktur TVRI yang notabene merupakan lembaga penyiaran publik milik negara. Karena, sebut dia, tentu ada beban moral yang akan diterima dan ditanggung seluruh karyawannya di seluruh stasiun TVRI daerah di tanah air.

Narasumber aktif bidang hukum di TVRI Kalimantan Barat ini juga turut mempertanyakan sikap DPR RI, bahkan Presiden.

Baca juga  Tega Nian, 35 adegan reka ulang suami habisi istri di Ketapang

“Jangan sampai keputusan yang dibuat menimbulkan kekeliruan yang memberi dampak negatif terhadap lembaga negara. Sebab jejak rekam Imam Brotoseno itu setau saya sekarang juga dalam sorotan publik. Apalagi dimasa lalu dia itulah yang mendukung adanya konten negatif orang dewasa yang sangat bertentangan dengan moral bangsa kita. Harus digarisbawahi TVRI adalah lembaga edukasi bagi masyarakat, ini yang rawan adanya degradasi moral, jangan sampai TVRI kembali mengalami kemunduran dan ditinggalkan pemirsanya,” pungkas Herman Hofi Munawar.

Kerja cerdas Helmy Yahya dinilai lebih signifikan memajukan TVRI 

Ariz (42) warga Pontianak, satu diantara pemirsa TVRI turut menyayangkan problem internal di LPP TVRI yang sejauh ini telah menimbulkan banyak dampak, baik di internal TVRI maupun publik.

“Kondisi ini semakin berlarut hingga menyebabkan kemunduran tersendiri bagi kelangsungan TVRI di tanah air,” ungkapnya.

Padahal, sambungnya, dibawah sentuhan Helmy Yahya TVRI itu justru signifikan kemajuannya. Dia menilai ditangan Helmy Yahya TVRI sangat baik dan cepat dalam bertransformasi.

“Itu artinya kepemimpinan Helmy Yahya memperbaiki layar kaca TV Publik sudah sangat tepat. Dan pasti tidak sedikit orang-orang di TVRI yang mengakui prestasi dan kinerja Helmy Yahya lebih baik dan pantas dipertahankan,” ujarnya.

“Harusnya Helmy Yahya itu perlu didukung penuh oleh Dewas TVRI dan SDM TVRI secara menyeluruh. Namun disayangkan justru kenapa harus tercoreng atas tindakan Dewas sendiri. Sebagai bagian dari publik, kesannya kami menilai Dewas TVRI itu ngegas menjegal dan sangat bernafsu ingin menghabisi karir Helmy Yahya ditengah keseriusannya memajukan TVRI yang lebih fresh dan kekinian,” ujarnya lagi.

Baca juga  Warga Landak Tewas Gantung diri di Putussibau

Warga Pontianak ini menegaskan, tentu saja banyak pihak di tanah air yang mengakui kerja cerdas si raja kuis Helmy Yahya dengan seluruh konten program yang disiarkan TVRI semasa dia tampil sebagai top leader TVRI itu sudah sangat menyentuh ruang publik dan dicintai publik.

Ia pun turut mengkritisi atas pelantikan Imam Brotoseno sebagai Dirut TVRI PAW, yang terkesan kental dengan nuansa politis, yang dikhawatirkan sarat kepentingan.

“Mengingat sepak terjang Dirut TVRI yang baru ini memang diketahui publik jejak digitalnya ngetweet konten negatif itu adalah pegiat dan pendukung salah satu parpol dan calon presiden dimasa kampanye dan trending topik di media massa. Keberadaannya di TVRI justru menimbulkan kekhawatiran publik, karena berpotensi mendiskreditkan TVRI sendiri sebagai lembaga yang independen dan netral,” sebutnya.

“Publik tentu menaruh harapan besar pasca ditinggal Helmy Yahya TVRI kembali harusnya lebih maju dan lebih padu, jangan malah kandas. Publik juga punya hak untuk menyelamatkan TVRI,”  timpalnya.

Ariz berharap TVRI lebih selektif dan serius mengamankan TV publik bersama figur-figur pemimpin yang punya reputasi baik. Jangan sebaliknya. Jangan sampai publik cenderung kecewa dengan kapabiltas dirut PAW TVRI yang baru ini, khususnya kemampuannya dalam managerial broadcasting TVRI.

“Jangan heran jika publik diantaranya skeptis dan pesimis. Jangan tempatkan Imam Brotoseno sebagai Dirut TVRI jika sekadar “balas budi” atas jasa dia selama masa kampanye Pilpres dan legislatif misalnya, yang  jika pada akhirnya justru berpotensi menjatuhkan martabat Pemerintah dan lembaga tinggi negara di republik ini. Apalagi dia itu kan dikenal masyarakat sebagai buzzer , juga eks kontributor majalah playboy Indonesia pada 2006 -2007,” pungkasnya.

Arie

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Dies Natalis Ke-62 Tahun UNTAN, Sutarmidji Ajak Alumni Kembali dan Bangun Desanya

Dies Natalis Ke-62 Tahun UNTAN, Sutarmidji Ajak Alumni Kembali dan Bangun Desanya

Headline   Kabar Desa   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan
Pemkot Pontianak Komitmen Perluas RTH, ERKA: Kita Wujudkan Pontianak Kota Modern Berkonsep Green City

Pemkot Pontianak Komitmen Perluas RTH, ERKA: Kita Wujudkan Pontianak Kota Modern Berkonsep Green City

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pelayanan Puplik   Pontianak
Bingung Makan Apa? Ini 3 Menu Simple Buka Puasa ala Chef Arnold Poernomo

Bingung Makan Apa? Ini 3 Menu Simple Buka Puasa ala Chef Arnold Poernomo

Headline   Infotainment   Kuliner   Lifestyle   Recipes   Selebritis   Serba-serbi   Tips
Presiden Jokowi Sarankan Bipang Ambawang untuk Oleh-Oleh, Begini Wujudnya

Presiden Jokowi Sarankan Bipang Ambawang untuk Oleh-Oleh, Begini Wujudnya

Headline   Kuliner   Lifestyle   Nasional   News   Sorotan   Travel   Traveling & Kuliner
PSSI Ungkap Alasan Sebagian Besar Klub Liga 1 Ingin Degradasi Dihapus

PSSI Ungkap Alasan Sebagian Besar Klub Liga 1 Ingin Degradasi Dihapus

Headline   News   Olahraga   Sepak Bola   Sport   Superliga
Liga 1 2021/2022 Tanpa Degradasi Akan Disepakati di Kongres Tahunan PSSI

Liga 1 2021/2022 Tanpa Degradasi Akan Disepakati di Kongres Tahunan PSSI

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Prediksi Barcelona Vs Atletico Madrid: Susunan Pemain, Peluang dan Skor

Prediksi Barcelona Vs Atletico Madrid: Susunan Pemain, Peluang dan Skor

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Hasil Liga Inggris: Newcastle Hantam Leicester 4-2 di Stadion King Power

Hasil Liga Inggris: Newcastle Hantam Leicester 4-2 di Stadion King Power

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
8-17 Mei 2021 Candi Borobudur Belum Bisa Dikunjungi

8-17 Mei 2021 Candi Borobudur Belum Bisa Dikunjungi

Headline   Kesra   Nasional   News   Pesona Dunia   Travel
Malam Lailatul Qadar, Makam Sunan Ampel Dibanjiri Warga

Malam Lailatul Qadar, Makam Sunan Ampel Dibanjiri Warga

Headline   Kesra   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X