banner 468x60 banner 468x60

Skenario Pemulihan Ekonomi Bocor, Ini Kata Sri Mulyani

Trigger Netmedia - 11 Mei 2020
Skenario Pemulihan Ekonomi Bocor, Ini Kata Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi) - ()

triggernetmedia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa dokumen peta jalan berisi skenario pembukaan bisnis dan industri mulai Juni 2020 merupakan sebuah bahan kajian yang akan dilakukan oleh pemerintah jika wabah virus corona atau Covid-19 berangsur menghilang.

“Indonesia juga lakukan kajian yang sama jadi kalau sekarang ini beredar di berbagai WA grup mengenai bahan presentasi Pak Menko itu adalah salah satu bagian yang akan dikaji,” kata Sri Mulyani dalam video teleconference di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Sri Mulyani menuturkan, skenario pemulihan ekonomi tersebut baru bisa dijalankan jika situasi penularan wabah virus corona benar-benar turun, demi mementingkan aspek kesehatan masyarakat.

“Termasuk dari berbagai kementerian/Lembaga yang miliki kompetensi untuk melihat dari semua Aspek secara seimbang aspek kesehatan dari sisi keamanan masyarakat aspek dari kegiatan sosial dan ekonomi bahkan dari sisi aspek religius,” paparnya.

Dokumen peta jalan berisi skenario pembukaan bisnis dan industri mulai Juni 2020 beredar di sejumlah aplikasi percakapan terutama WhatsApp. Skenario tersebut berisikan fase-fase pemulihan ekonomi pasca mewabahnya virus corona atau Covid-19 di tanah air.

Slide yang berisi tahapan-tahapan pemulihan ekonomi tersebut akan dimulai pada awal Juni mendatang, dalam gambar tersebut juga terlihat bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang langsung menyampaikan paparan slide tersebut.

Baca juga  2023, Kemenkeu Mau Asuransikan Seluruh Gedung Pemerintahan

Staf Ahli Menko Perekonomian Raden Pardede pun mengamini dokumen tersebut, menurut dia paparan bahan presentasi itu merupakan bahan internal Kemenko Ekonomi.

“Itu bahan presentasi internal. Waktu nya masih tentative, untuk bahan diskusi,” kata Raden Pardede saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/5/2020).

Pardede juga menuturkan, bahwa pemulihan ekonomi yang akan dilakukan mulai Juni nanti juga belum pasti mengingat kondisi penambahan kasus positif Covid-19 masih begitu tinggi.

“Akan dibuka kalau sudah necessary condition dipenuhi, yaitu syarat kesehatan dan protokol kesehatan dan perilaku kerja baru,” katanya.

Sementara staf ahli Kemenko yang lain Edi Prio Pambudi mengatakan, bahwa dokumen tersebut merupakan ringkasan dari bahan diskusi terkait skenario dengan asumsi-asumsi.

“Bila asumasi-asumsi belum relevan, skenario pun tidak akan berlaku,” ucapnya.

Menurut dia, Pemerintah lebih berharap untuk membuat kepastian kondisi kembali normal terlebih dahulu, sebelum benar-benar menggerakkan aktivitas ekonomi.

“Belum firm karena harus didukung data dinamis dan akurat. Tapi Pemerintah seperti negara-negara lain perlu mengkaji beberapa skenario dan asumsi untuk dapat mengantisipasi kebijakan dan langkah selanjutnya. Hal yang penting pula adalah untuk mendapat masukan dari para pihak,” pungkasnya.

Baca juga  Resep Steam Ikan Kerapu Saus Hong Kong yang Gurih dan Harum

Berikut 5 fase skenario dalam pemulihan ekonomi secara bertahap yang dilakukan pemerintah. Skenario tersebut dirinci menjadi 5 fase, yakni:

Fase 1 (1 Juni)

  • Industri dan jasa dapat beroperasi dengan protokol kesehatan Covid-19
  • Mall belum boleh beroperasi, kecuali toko penjual masker dan fasilitas kesehatan

Fase 2 (8 Juni)

  • Mall boleh beroperasi seperti semula (toko-toko boleh buka), namun dengan protokol kesehatan Covid-19
  • Toko atau usaha yang berpotensi terjadi kontak fisik (salon, spa, dan lainnya) belum boleh beroperasi

Fase 3 (15 Juni)

  • Mall tetap beroperasi seperti fase 2, namun ada evaluasi pembukaan salon, spa, dan lainnya. Tetap dengan protokol kesehatan Covid-19
  • Sekolah dibuka namun dengan sistem shift

Fase 4 (6 Juli)

  • Evaluasi pembukaan kegiatan ekonomi, mulai dari operasional restoran, cafe, gym, industri travel, hingga kegiatan ibadah diperbolehkan (dengan jumlah jamaah dibatasi)

Fase 5 (20 & 27 Juli)

  • Evaluasi pembukaan kegiatan sosial dalam skala besar
  • Akhir Juli atau awal Agustus 2020, diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dibuka

Sumber : Suara.com

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

LHP LKPD Kabupaten Ketapang TA 2020 Raih Opini WTP

LHP LKPD Kabupaten Ketapang TA 2020 Raih Opini WTP

ASN   Headline   Ketapang   Keuangan   Kilas Kalbar   News
Cara Menghitung THR Karyawan Tetap, Ini Rumus dan Contoh Perhitungan

Cara Menghitung THR Karyawan Tetap, Ini Rumus dan Contoh Perhitungan

Artikel   Headline   Tips
Pemkab Landak Fasilitasi Penegasan Batas Desa Sehe Lusur

Pemkab Landak Fasilitasi Penegasan Batas Desa Sehe Lusur

Headline   Kabar Desa   Kilas Kalbar   Landak   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
LHP LKPD Pemkot Pontianak 10 Tahun Berturut-turut WTP

LHP LKPD Pemkot Pontianak 10 Tahun Berturut-turut WTP

ASN   Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak   Sorotan
Vaksin Moderna 96 Persen Efektif pada Remaja 12 hingga 17 Tahun

Vaksin Moderna 96 Persen Efektif pada Remaja 12 hingga 17 Tahun

Analisis   Headline   Internasional   Kesehatan   News   Sorotan
Di Tengah Pandemi, Penderita Talasemia Harus Waspada pada Risiko Infeksi

Di Tengah Pandemi, Penderita Talasemia Harus Waspada pada Risiko Infeksi

Headline   Kesehatan   Nasional   News
Aset Sitaan Kasus Asabri dan Jiwasraya akan Dilelang, Nilainya Rp 10,5 T

Aset Sitaan Kasus Asabri dan Jiwasraya akan Dilelang, Nilainya Rp 10,5 T

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Komisi VII Minta Tambah Mitra, Begini Kata Pimpinan DPR RI

Komisi VII Minta Tambah Mitra, Begini Kata Pimpinan DPR RI

Energi   Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Virus Corona Terus Bermutasi, Satgas Khawatir Vaksin dan Tes Tak Efektif

Virus Corona Terus Bermutasi, Satgas Khawatir Vaksin dan Tes Tak Efektif

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kelewatan! Oknum Perawat Terciduk Jualan Surat Palsu Bebas Covid-19

Kelewatan! Oknum Perawat Terciduk Jualan Surat Palsu Bebas Covid-19

Bisnis   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X