banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Karolin Apresiasi Donasi Lintas Sektor Tanggulangi Covid-19

Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Dalam mendukung penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) khususnya bagi petugas medis, petugas posko dan relawan, Pemkab Landak membuka donasi dari para donatur.

Kekinian, layanan donasi Covid-19 yang baru sehari disampaikan kepada publik itu, justru sudah mengalir bantuan donasi dari berbagai donatur, dan sudah masuk melalui donasi satu pintu, yakni Posko Bantuan Penanganan COVID-19.

Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengapresiasi bantuan yang disalurkan para donatur itu.

“Dasar dari kita membuka donasi tersebut adalah melihat sedikitnya peralatan yang kita miliki selama menangani Corona Virus Disease (COVID-19) ini dan petugas kita dilapangan hanya memiliki peralatan seadanya dalam bertugas sedangkan alat pelindung diri (APD) seperti yang menjadi pedoman, wajib diikuti dalam menangani virus mematikan ini,” kata Karolin di Pendopo Bupati Landak, Kamis (2/4/2020).

Penanganan COVID-19, ungkap Karolin, merupakan tugas bersama lintas sektor yang harus dilakukan guna mencegah luasnya penyebaran wabah pandemi ini.

Baca juga  5 Daftar Doa yang Menjadi Amalan di Hari Jumat Sesuai Sunnah Rasul

Seperti diketahui bersama, bahwa virus ini benar-benar cukup serius, karena sudah banyak yang menjadi korbannya.

“Oleh sebab itu, kerja sama dalam menanganinya adalah suatu keharusan, karena jika tidak demikian maka laju penyebarannya dipastikan tidak akan terbendung,” ungkap Karolin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, yang juga merupakan Wakil Ketua Penanganan COVID-19, Subanri menyatakan, bantuan yang masuk selalu didata oleh timnya guna inventarisir dan mengontrol penggunaan barang.

“Semua bantuan yang masuk wajib kita catat nama dan jenis bantuannya, hal ini kita lakukan guna memudahkan kita dalam pertanggungjawaban serta mengontrol semua barang yang terpakai,” kata Subanri.

Dikatakannya, saat ini tim dilapangan masih tetap memerlukan bantuan. Mengingat dilapangan penggunaan perlengkapan ini sangat diwajibkan terutama saat penyelidikan epidemiologi (PE) COVID-19.

“Yang paling cepat habis masker, karena ini barang habis pakai yang penggunaanya dibagi kepada warga yang melapor serta teman-teman ini berhadapan langsung dengan warga yang melaporkan diri, saat mereka pulang pastinya masker harus dibuang.

Baca juga  Deklarasi Stop BAB Sembarangan, Bupati Landak: PHBS Jadikan Masyarakat Maju Berkualitas

Selain itu, sambung Subanri, cairan disinfektan juga kami lihat lumayan cepat habis dikarenakan cairan tersebut dipakai dalam ruangan sterilisasi dan penyemprotan alat transportasi warga kita yang datang melapor.

Sementara itu, di beberapa Posko, bantuan dari donatur sebagian besar sudah didistribusikan bagi tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Landak serta tempat pelayanan publik.

Adapun jumlah donatur yang terdata sejak 1 April 2020 sebanyak 21 orang yang terdiri dari perorangan dan instansi dengan bantuan yang beragam seperti alat pelindung diri (APD), Box sterilisasi, alat komunikasi, air mineral, makanan (mie instan), serta cairan disinfektan.

Dek I Ariz

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.