Desa Bentiang Madomong Raih Penghargaan Proklim se-Kalbar

  • Bagikan
Desa Bentiang Madomong raih penghargaan desa Proklim se-Kalbar dalam Climate Forestival tahun 2019.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Desa Ben tiang Ma domong menjadi desa yang tertinggi nilai Proklim seKalimantan Barat , sekaligus mendapat penghargaan langsung dari Gubernur Kalimantan Barat, H. sutarmidji.

“Kemarin Desa Ben diundangtiang  dalam acara Klimate and Fores tival Kapuas, ternyata kita mendapat Penghargaan atas dedikasi kita bersama dalam menjaga iklim dan tentunya kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalbar yang telah mendukung kita,” ujar Yanto, Selasa (9/12).

Yanto kemudian mengapresiasi atensi Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa yang telah berupaya dengan semangat yang luar biasa dalam membantu menjaga keaslian iklim di Desa Ben tiang Ma domong.

“Terima kasi kepada Bupati Landak yang sudah begitu semangat dan upayanya yang nyata sudah merubah dan hasil yang luar biasa sehingga hari ini Desa kami mendapatkan nilai Proklim paling tertinggi seKalbar,” ujarnya.

“Mewakili perangkat Desa dan seluruh masyarakat Desa Ben tiang Ma domong sekali lagi kami mengucapkan terima kasih karena sudah membuat Desa kami semakin hari semakin dikenal dan kedepannya kami juga akan berusaha untuk menjaga keutuhan dan keasliannya sehingga akan menghasilkan hal yang baik dan bermanfaat” ujar Yanto menambahkan.

Baca juga  Pemkot Pontianak Akan Operasionalnya Gedung Parkir 5 Tingkat

Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Petiti Pemprov Kalbar itu mengusung tema “Menuju Kalimantan Barat Berwawasan Lingkungan Melalui REDD+ dan peningkatan Indeks Desa Membangun”, yang juga turut dihadiri Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa menjaga keaslian wilayah merupakan tanggungjawab bersama dan perlu komitmen yang tinggi, mengingat hutan adalah sumber kehidupan untuk manusia.

“Semua hutan diwilayah kita sebenarnya dapat dijaga keutuhan dan keasliannya namun tidak banyak yang berkomitmen melakukannya,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya, tanggungjawab itu bukan hanya ada di Pemerintah saja melainkan semua bertanggungjawab menjaganya.

Baca juga  Cegah Pandemi Covid-19, Pemkab Landak Alihkan Layanan Perijinan Secara Online

Bupati Karolin kemudian mengajak semua pihak bersama-sama turut menjaga hutan diwilayah sekitar.

“Seperti di Desa Ben tiang Ma domong ini kita sudah melihat langsung bahwa hutannya harus dijaga bersama dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah akhirnya kita juga yang mendapatkan manfaatnya,” ujar Karolin.

Karolin juga berharap agar semua masyarakat Kabupaten Landak turut serta dalam menjaga hutan diwilayahnya masing-masing guna keberlangsungan hidup yang berkelanjutan.

“Hutan ini kan merupakan bagian dari kehidupan masyarakat kita, tanpa hutan maka dipastikan masyarakat akan susah karena beberapa keperluan masyarakat hanya terdapat di hutan. Oleh sebab itu sekali lagi mari bersama-sama kita jaga hutan kita,” imbau Karolin.

Acara Klimate and Fores tival turut hadiri dari Kementerian Lingkungan Hidup, Gubernur Kalbar, Forkopimda Kalbar, Bupati/walikota seKalbar, Perusahaan perkebunan, pemerhati Lingkungan.

Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *