Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Alasan Jokowi Kembali Fokus Garap Infrastruktur di Periode Kedua

ariz by ariz
14 November 2019
in Headline, Nasional
0
Alasan Jokowi Kembali Fokus Garap Infrastruktur di Periode Kedua

Bangun Santoso | Achmad Fauzi

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan alasannya kembali mengedepankan pembangunan infrastruktur pada periode keduanya. Menurutnya, infrastruktur itu sebagai fondasi untuk bisa berkompetisi dengan negara lain.

Saat ini, kata dia, dilihat dari indeks daya saing, Indonesia masih berada di posisi menengah.

“Pertama saya ini terbiasa kerja fokus, saya enggak mau kerja semuanya digarap, tapi hasil enggak jelas. Lebih baik fokus terukur. Kenapa infrastruktur? karena ini jadi sebuah fondasi bagi negara kita untuk negara kita berkompetisi dengan negara lain. Tadi sudah disampaikan indeks daya saing kita dan masih di tengah, kita ingin di depan,” ujar Jokowi dalam Forum A1 di Restoran Seribu Rasa Menteng, Jakarta, Kamis (14/11), seperti dinukil dari laman suara.com.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, dengan terbangunnya infrastruktur akan memberikan efek yang luas ke kegiatan-kegiatan ekonomi. Misalnya, dengan adanya jalan tol bisa membuat ongkos logistik akan semakin murah.

Selain itu, pembangunan infrastruktur bukan hanya dalam pekerjaan fisik saja. Tetapi pembangunan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun pembangunan infrastruktur yang dikejar pertama infrastruktur yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Kedua, pembangunan infrastruktur untuk menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru selain Jawa.

“Bukan uang beredar, PDB kita hanya di Jakarta atau Jawa. Enggak, kita ingin ada titik ekonomi baru. Ketiga, ada perbaikan jaringan logistik kita. Negara ini 17.000 pulau yang memerlukan infrastruktur sehingga jaringan logistik lebih baik,” ucap dia.

Terakhir, Jokowi menyatakan pembangunan infrastruktur yang bisa melayani publik, misalnya pembangunan jalan yang sebelumnya untuk menuju suatu tempat hanya berjalan kaki, kemudian setelah dibangun infrastruktur jalan bisa dilewati dengan kendaraan.

“Kemudian terpenting bangun infrastruktur ini membangun perdaban. budaya antri, budaya disiplin. Infrastruktur itu juga keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Artinya banyak sekali dan dengan itulah kita memiliki fondasi yang kuat tuntuk berkompetisi dengan negara lain. kita akan melihat ukuran dan angkanya berapa,” pungkas dia.

Bangun Santoso | Achmad Fauzi

About Author

ariz

See author's posts

Tags: JokowiJokowi-Ma'rufPembangunan InfrastrukturPembangunan NasionalPengembangan Infrastruktur
Previous Post

10 Teroris Ditangkap Selama 5 Hari Perburuan, Ini Datanya!

Next Post

Penjualan Atribut Ojol Dibatasi Imbas Bom Bunuh Diri Medan, Pedagang Resah

ariz

ariz

Next Post
Penjualan Atribut Ojol Dibatasi Imbas Bom Bunuh Diri Medan, Pedagang Resah

Penjualan Atribut Ojol Dibatasi Imbas Bom Bunuh Diri Medan, Pedagang Resah

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Polri Ungkap Korupsi Pinjaman PT PPA ke PT BAS, Negara Rugi Rp38,9 Miliar

Polri Ungkap Korupsi Pinjaman PT PPA ke PT BAS, Negara Rugi Rp38,9 Miliar

20 Juli 2026
Pemerintah Dukung Kejagung Buru Riza Chalid, Red Notice Segera Diterbitkan

Proses Hukum Febrie Adriansyah Diminta Tak Dikaitkan dengan Prabowo

20 Juli 2026
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

20 Juli 2026
Menkeu: Pemerintah Salurkan Pembiayaan Rp65 Triliun untuk 14,9 Juta Pelaku UMKM

Menkeu: Pemerintah Salurkan Pembiayaan Rp65 Triliun untuk 14,9 Juta Pelaku UMKM

20 Juli 2026

Recent News

Polri Ungkap Korupsi Pinjaman PT PPA ke PT BAS, Negara Rugi Rp38,9 Miliar

Polri Ungkap Korupsi Pinjaman PT PPA ke PT BAS, Negara Rugi Rp38,9 Miliar

20 Juli 2026
Pemerintah Dukung Kejagung Buru Riza Chalid, Red Notice Segera Diterbitkan

Proses Hukum Febrie Adriansyah Diminta Tak Dikaitkan dengan Prabowo

20 Juli 2026
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

20 Juli 2026
Menkeu: Pemerintah Salurkan Pembiayaan Rp65 Triliun untuk 14,9 Juta Pelaku UMKM

Menkeu: Pemerintah Salurkan Pembiayaan Rp65 Triliun untuk 14,9 Juta Pelaku UMKM

20 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development