Pemkab Landak Imbau Para Kades Setorkan PBB-P2

  • Bagikan
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengimbau para Kepala Desa untuk segera menyetorkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada kas daerah pemerintah Kabupaten Landak.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengimbau para Kepala Desa untuk segera menyetorkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada kas daerah pemerintah Kabupaten Landak.

“Kepada para kepala desa agar melaksanakan kewajibannya yaitu menagih pajak PBB-P2 kepada masyarakat dan menyetorkannya pada kas daerah Kabupaten Landak melalui Badan Pendapatan Daerah,” imbau Bupati Karolin dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun anggaran 2020 yang digelar di aula utama Kantor Bupati Landak, Senin (5/11).

Bupati Karolin menegaskan dilibatkannya desa untuk menagih PBB-P2 ini diatur dalam Surat Keputusan Bupati Landak Nomor 973/162/HK-2014 tentang penunjukkan petugas pelaksana penyampaian surat pemberitahuan pajak terhutang dan penagihan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan dalam wilayah kabupaten Landak.

Baca juga  Imbau Petani Tingkatkan Produktivitas Tanpa Membakar Lahan

“Salah satu ukuran kinerja Kades adalah bagaimana melaksanakan tugas menagihkan pajak juga, jadi tolong jangan dilalaikan dan jangan dianggap enteng, ini sudah bulan November jadi segera setorkan PBBnya. Tolong selesaikan sesuai dengan tanggungjawab, jangan jadi kebiasaan menunggak pajak,” tegas Karolin.

Menurut Karolin pendapatan dari sektor pajak harus dimaksimalkan mengingat pajak merupakan salah satu sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Landak yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembangunan di Kabupaten Landak serta untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai maupun perangkat desa.

“Bagaimana saya mau bayar gaji perangkat desa, bayar tunjangan bapak ibu, itu kan komponennya dari APBD, salah satu komponen APBD itu adalah pajak,” kata Karolin.

Lebih lanjut Karolin berharap kepala desa sebagai wakil pemerintah paling bawah dapat memberikan edukasi kepada masyarakatnya untuk sadar membayar pajak.

Baca juga  Google Didenda Rp 1,1 Miliar karena Gagal Hapus Konten Terlarang

“Biasakan untuk mendidik juga masyarakat, bapak ibu ini dipilih langsung oleh masyarakat, jadi membayar pajak adalah pendidikan yang harus kita lakukan, makanya saya mengajak para kepala desa ini untuk taat dalam membayar pajak tepat waktu,” ujar Karolin.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan daerah Kabupaten Landak untuk  pajak tahun 2018 dari 156 desa hanya  61 desa yang sudah melunasi PBB-P2nya.

Sedangkan pajak tahun 2019 hingga saat ini baru 9 desa yang telah melunasi PBBnya.

“Kita tekankan kepada kepala desa agar membayar pajak PBB-P2 paling lambat pada Desember tahun ini,” imbau Karolin.

Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *