Pemprov Kalbar Luncurkan Data Analytic Room

  • Bagikan
Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji meluncurkan Data Analytic Room sebagai data kekayaan baru bangsa.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji meresmikan Ruang Analisis Data (Data Analytic Room) Provinsi Kalbar, Di Kantor Gubernur Kalbar, Pada hari Senin (21/10).

“Dengan diresmikannya penggunaan Data Analytic Room ini yang berfungsi sebagai sarana penganalisa dan pemantau pembangunan berbasis data,” kata Gubernur Sutarmidji.

Dirinya berharap keberadaan Data Analytic Room akan mempercepat dan memudahkan dalam penyediaan data secara visual sehingga dapat memberikan penjelasan pengawasan dan barang bukti terhadap suatu permasalahan dan sebagai rujukan dalam membuat sebuah analisa yang lebih mendalam dan detail untuk pengambilan suatu keputusan.

Baca juga  Luncurkan Program Gemar Sabar, Wagub Kalbar Dorong Pendidik Berinovasi

“Data adalah jenis kekayaan baru bangsa Indonesia, data yang terkumpul dan dikelola dengan baik adalah dasar bagi perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang baik dan tepat sasaran,” ujarnya.

“Pengumpulan, Pengolahan dan penyajian data menjadi begitu penting dioptimalkan untuk kepentingan pemerintah dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya lagi.

Gubernur Sutarmidji menyebut, prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik menjadi salah satu pijakan dalam menyelenggarakan integrasi dan tata terbuka.

“Transparansi data pemerintah diharapkan mampu menjadi media bagi masyarakat untuk turut mengawasi pelaksaan pembangunan. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah Government and Trust,” sebutnya.

Baca juga  Gubernur Kalbar Tinjau Politeknik Sambas

Ia menambahkan, diantara bentuk integrasi data yang sudah dilakukan adalah mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa hingga pengelolaan aset daerah.

“Demikian juga dengan integrasi data untuk pengukuran kinerja OPD berdasarkan indikator kinerja utama yang telah ditetapkan sesuai Renstra OPD,” jelasnya.

Turut hadir Deputi Bidang Pencegahan KPK, Perwakilan Bappenas RI, Bupati dan Walikota se-Kalbar serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Humpro

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *