banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Sembilan Desa di Kubu Raya Siap Kelola APBDes Nontunai

Trigger Netmedia - 14 Oktober 2019
Sembilan Desa di Kubu Raya Siap Kelola APBDes Nontunai
 - ()

triggernetmedia.com –  Sembilan desa menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Desa dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalbar tentang Implementasi Transaksi Nontunai dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Kesembilan desa yakni Desa Pulau Limbung, Desa Muara Tiga, Desa Teluk Pakedai Hulu, Desa Kampung Baru, Desa Sungai Dungun, Desa Retok, Desa Bengkarek, Desa Punggur Kecil, dan Desa Bintang Mas.

Penandatanganan di Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (14/10), dirangkaikan dengan Sosialisasi Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 72 tentang Tata Cara Penggunaan Alokasi Dana Desa, Dana Desa, dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah serta Bantuan Keuangan yang Bersifat Khusus Tahun Anggaran 2020.

Pada kesempatan itu juga diserahkan Aplikasi Sistem Keuangan Desa Versi 2.0.2 Tahun Anggaran 2020.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menjelaskan, kegiatan sosialisasi berkaitan dengan upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan desa. Di antaranya terkait pengelolaan perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban, pelaporan, dan evaluasi.

Menurut dia, sejumlah hal itu menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.

“Kewenangan yang ada pada pemerinta
han desa juga menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten untuk memastikan bahwa itu sampai ke masyarakat dan terealisasi dengan tepat. Perencanaannya pun dilakukan dengan langkah-langkah yang bersinergi dan tepat untuk mempercepat upaya-upaya meningkatkan ukuran dan kualitas kehidupan masyarakat,” ujar Muda Mahendrawan dalam sambutannya.

Terkait implementasi sistem transaksi nontunai dalam pengelolaan keuangan desa, Muda mengatakan saat ini lebih dari 20 desa di Kabupaten Kubu Raya telah menerapkan pengelolaan keuangan desa dengan sistem transaksi nontunai. Dengan penerapan transaksi nontunai, ujarnya, pemerintahan desa akan jauh lebih tenang dan kondusif.

Tidak ada lagi hal-hal yang mengganggu. Ia menyatakan Alokasi Dana Desa, Dana Desa, dan bagi hasil adalah dana masyarakat desa.

“Otomatis pemerintah kabupaten berwenang dan wajib untuk melindungi dana masyarakat supaya dipastikan program kegiatan berjalan maksimal dan cepat. Begitu cair langsung direalisasikan,” sebutnya.

Muda menyebut di banyak daerah di Indonesia terjadi berbagai kasus menyangkut pengelolaan dana desa. Hal itu, menurutnya, sangat menyedihkan. Karena keinginan untuk adanya kewenangan dana desa telah puluhan tahun diperjuangkan. Dengan harapan untuk memperkuat Indonesia lewat kemandirian desa-desa.

“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui regulasi sangat serius melakukan langkah-langkah terobosan. Alhamdulillah sudah berjalan 28 desa mengimplementasikan transaksi nontunai dalam pengelolaan dana desa. Mudah-mudahan di akhir tahun semua desa kita lakukan MoU dengan Bank Kalbar dengan aplikasi CMS ini supaya benar-benar nanti pemkab bisa fokus terhadap pembangunan daerah,” tuturnya.

Dengan sistem nontunai, kata Muda, akan membentengi aparatur desa dari potensi penyimpangan. Dengan begitu, dana yang diperuntukkan bagi pembangunan desa dipastikan akan bisa mengalir untuk menjadi program yang cepat, tepat, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak banyak menimbulkan celah persoalan.

“Tujuannya tidak lain semata-mata ingin masyakarat desa percaya kepada pemerintahan desa. Tidak ada banyak konflik yang terjadi di desa. Dan pada akhirnya pemerintah kabupaten juga yang akan mendapatkan agregat pertumbuhan dan pergerakan ekonomi desa,” terangnya.

Muda mengingatkan, di era digital dan revolusi industri teknologi informasi, semua pihak harus mampu beradaptasi. Transparansi, menurutnya, menjadi hal yang tak terelakkan. Karena itu, ia mengajak semua pihak bergerak cepat menyesuaikan diri.

“Kita perlu benar-benar fokus pada tujuan dan visi yang kita bangun,” ucapnya.

Kepala Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya Nursyam Ibrahim mengatakan, pengelolaaan keuangan desa yang tertib administrasi, tepat waktu, efektif, efisien, dan akuntabel menjadi kunci pertumbuhan ekonomi desa. Alih-alih sekadar bukti terbangunnya pemerintahan desa yang baik.

“Oleh karena itu, tata cara pengelolaan keuangan desa yang baik harus menjadi perhatian penting bagi seluruh unsur desa,” ujarnya.

Nursyam mengungkapkan,  di tahun 2020 mendatang, sebanyak 90 desa di Kabupaten Kubu Raya akan mengikuti jejak dari 28 desa yang di tahun 2019 telah
mengimplementasikan transaksi nontunai. Ia menyebut di tahun 2020 pada pekan pertama bulan Januari, dana desa telah siap ditransfer ke masing-masing desa.

“Pencairan dana desa di Bulan Maret, April, Mei itu tidak ada lagi. Tapi dari sekarang musyawarah desanya sudah harus benar-benar digunakan untuk menyusun perencanaan yang baik di tahun 2020,” kata Nursyam.

Ia menambahkan, bagi 60 desa yang mengikuti pilkades serentak, proses penyusunan perencanaan RKPDes termasuk penyusunan APBDes sebagai turunan dari RPJMDes kepala desa sebelumnya harus menjadi dasar untuk menyusun RKPDes tahun 2020.

“Bagi 60 desa yang mengikuti pilkades serentak harus segera menyusun RPJMDes untuk periode kepala desa yang baru menyesuaikan RPJMD Bupati Kubu Raya terpilih 2019-2024,” katanya.

Turut hadir pada kegiatan ini Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Syamsir Ismail.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Dipimpin Rio Waida, Kontingen Indonesia Tampil Gagah di Pembukaan Olimpiade Tokyo

Dipimpin Rio Waida, Kontingen Indonesia Tampil Gagah di Pembukaan Olimpiade Tokyo

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sport
Dirumorkan Masuk Yamaha Menjadi Pengganti Maverick Vinales, Begini Komentar Jonathan Rea

Dirumorkan Masuk Yamaha Menjadi Pengganti Maverick Vinales, Begini Komentar Jonathan Rea

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
19 Kasus Baru COVID-19 Terkonfirmasi di Hari Pembukaan Olimpiade Tokyo

19 Kasus Baru COVID-19 Terkonfirmasi di Hari Pembukaan Olimpiade Tokyo

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sport
Ini Penyebab Defile Olimpiade Tokyo Terkesan Tak Sesuai Urutan

Ini Penyebab Defile Olimpiade Tokyo Terkesan Tak Sesuai Urutan

Headline   Internasional   News   Sport
Antisipasi Demo Tolak PPKM, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Sekitar Istana Negara

Antisipasi Demo Tolak PPKM, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Sekitar Istana Negara

Headline   Metropolitan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Protes Dewas Setop Laporan Mereka soal Firli Cs

Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Protes Dewas Setop Laporan Mereka soal Firli Cs

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ada Ajakan Aksi Jokowi End Game, Mahfud MD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Ada Ajakan Aksi Jokowi End Game, Mahfud MD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Greysia Polii: Tokyo 2020 Mungkin Olimpiade Terakhir Saya

Greysia Polii: Tokyo 2020 Mungkin Olimpiade Terakhir Saya

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Neymar Kena Tikung, Wanita yang Dikencaninya Malah Pacaran dengan Eder Militao

Neymar Kena Tikung, Wanita yang Dikencaninya Malah Pacaran dengan Eder Militao

Gosip   Headline   Internasional   Selebritis   Sepak Bola   Sport
Komnas HAM: Penerapan PPKM Harus Humanis, Hentikan Sikap Represif Aparat

Komnas HAM: Penerapan PPKM Harus Humanis, Hentikan Sikap Represif Aparat

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com