Kerusuhan Wamena Makan Banyak Korban Jiwa, Gubernur Papua: Maaf Saudaraku

  • Bagikan
Gubernur Papua Lukas Enembe (Dokumentasi Humas Pemprov Papua).
banner 468x60

triggernetmedia.com – Aksi damai yang berujung ricuh kembali terjadi di Wamena, Jayawijaya, Papua pada Senin (23/9) lalu. Sejumlah kantor pemerintahan dan warga terbakar.

Obelom Wakerkwa salah seorang saksi di lokasi mengatakan, perusakan dan pembakaran sejumlah gedung (fasiltas) umum di kota Wamena, Jayawijaya, terjadi setelah massa terprovokasi dengan bunyi tembakan berturut-turut.

Seperti dikutip dari laman suara.com, Tercatat puluhan orang menjadi korban dalam kerusuhan tersebut. Tak hanya penduduk asli, masyarakat dari luar Papua pun turut menjadi korban. Bahkan tak sedikit masyarakat dari luar kota tersebut untuk sementara waktu pulang ke kampung halamannya.

Baca juga  4 Pelajar SMA Raih Medali dalam International Biology Olympiad Challenge II di Portugal
Warga Wamena mengungsi ke Polres Jayawijaya, pascademo yang berujung tindakan anarkis, Senin (23/9/2019). (Antara/Marius Frisson Yewun)

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan permintaan maafnya.

Jayapura, Senin (30/9)

Kepada yth.

Saudara-saudara ku masyarakat dari suku bangsa Minangkabau, Makassar, Bugis, Toraja, Minahasa, Jawa, Madura, Sunda, Maluku, Nusa Tenggara dan suku bangsa Indonesia lainnya dimanapun saudara berada di seluruh Indonesia.

Dengan hormat, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Permohonan maaf dan rasa belasungkawa sebesar-besarnya bagi masyarakat yang menjadi korban kerusuhan di Wamena pada tanggal 23 September 2019.

2. Pemerintah daerah dan TNI POLRI menjamin keamanan dan kenyamanan warga negara RI dimana saja mereka berada termasuk di Wamena.

3. Pemerintah daerah siap melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi aset-aset milik pemerintah daerah serta toko dan kios masyararakat yang rusak dan terbakar.

4. Penanganan mendesak saat ini adalah untuk mengevakuasi korban kerusuhan baik yang meninggal maupun yang luka-luka. Serta menyediakan makan dan minum serta kebutuhan hidup mendesak lainnya bagi masyarat yang mengungsi di Kodim dan Polres serta gereja dan masjid.

Demikian beberapa hal yang saya sampaikan.

Lukas Enembe/Gubernur Papua

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *